Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

ADVERTORIAL · 12 Agu 2026 18:07 WIB

Disdik Banjar Tegaskan Sekolah Tetap Enam Hari, Pendidikan Diniyah Tetap Punya Ruang


 Disdik Banjar Tegaskan Sekolah Tetap Enam Hari, Pendidikan Diniyah Tetap Punya Ruang Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar menegaskan bahwa sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar tetap melaksanakan kegiatan belajar selama enam hari dalam seminggu.

Penegasan tersebut disampaikan untuk memberikan kepastian sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat menyusul berkembangnya informasi mengenai penerapan Full Day School (FDS) di Kabupaten Banjar.

Kepala Disdik Kabupaten Banjar Liana Penny mengatakan bahwa masyarakat, khususnya orang tua dan pengelola pendidikan keagamaan, tidak perlu resah. Pola enam hari sekolah tetap dipertahankan sehingga anak-anak masih memiliki ruang untuk mengikuti pendidikan agama di luar sekolah formal.

“Sekolah di Kabupaten Banjar tetap enam hari dalam seminggu. Anak-anak tetap memiliki ruang dan kesempatan untuk belajar agama sebagaimana yang selama ini berjalan,” ujarnya.

Menurut Liana, pendidikan di Kabupaten Banjar perlu menyesuaikan dengan kondisi dan karakter masyarakat. Banyak anak setelah mengikuti sekolah formal melanjutkan belajar di madrasah diniyah, TPA/TPQ, mengaji maupun kegiatan keagamaan lainnya.

“Kabupaten Banjar memiliki kehidupan keagamaan yang kuat. Pendidikan formal harus berjalan dengan baik, tetapi pendidikan agama anak-anak juga harus tetap mendapatkan ruang,” jelasnya.

Liana menegaskan, pendidikan diniyah juga memiliki posisi penting dalam mendukung penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS). Bagi anak yang karena berbagai kondisi tidak mengikuti pendidikan formal, pendidikan kesetaraan maupun pendidikan keagamaan dapat menjadi bagian dari solusi agar mereka tetap memperoleh pendidikan.

“Pendidikan harus bisa menjangkau semua anak. Yang tidak mengikuti pendidikan formal harus kita jemput dan diarahkan kembali melalui satuan pendidikan yang sesuai,” ungkapnya.

Menurut Liana, sekolah formal dan madrasah diniyah memiliki fungsi yang saling melengkapi. Sekolah formal memberikan penguatan akademik dan kompetensi, sedangkan madrasah diniyah memperkuat pendidikan agama, akhlak, karakter dan nilai-nilai keagamaan.

“Keduanya sangat dibutuhkan untuk membentuk generasi Banjar yang cerdas sekaligus berakhlak. Karena itu, madrasah diniyah bukan sesuatu yang ingin dikurangi, apalagi dihilangkan. Justru kita melihatnya sebagai mitra strategis dalam membangun karakter anak dan mendukung penuntasan ATS,” tegasnya.

Liana juga mengimbau masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan terhadap informasi mengenai FDS yang beredar di grup percakapan maupun media sosial. Jika terdapat perubahan atau kebijakan baru terkait pendidikan, pemerintah akan menyampaikannya secara resmi dan terbuka.

Setiap kebijakan, lanjutnya, harus mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, kondisi sekolah, aspirasi orang tua dan guru, serta keberadaan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

“Tujuan kita sama, yakni memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak Kabupaten Banjar. Kita ingin mereka cerdas, terampil dan berkarakter, sekaligus memiliki bekal agama dan akhlak yang kuat. Yang terpenting, jangan sampai ada anak kita yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan,” pungkasnya.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemprov Kalsel Gandeng The Breeze Waterpark Sukseskan Program KIA

13 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Salat Hajat di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Pemkab Banjar Doakan Daerah Makin Berkah

13 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Berpartisipasi di Kalsel Expo 2026, RSJ Sambang Lihum Hadirkan Layanan Deteksi Stres

13 Agustus 2026 - 05:49 WIB

RSUD Ulin Banjarmasin Perkenalkan Layanan Stroke Modern di Kalsel Expo 2026

13 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Gubernur Launching Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026 di Kalsel Expo

13 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Pemprov Resmi Buka Pelaksanaan Kalsel Expo 2026

13 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Trending di ADVERTORIAL