Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

ADVERTORIAL · 14 Agu 2026 06:53 WIB

Perkuat Akses Warga, Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Kabupaten Banjar & Banjarbaru


 Perkuat Akses Warga, Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Kabupaten Banjar & Banjarbaru Perbesar

Ricek.ID – Melalui program Jembatan Garuda, Kodim 1006/Banjar membangun empat jembatan di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Infrastruktur tersebut dibangun untuk memperkuat akses masyarakat, terutama di kawasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana penghubung.

Dandim 1006/Banjar Letkol Inf. Bambang Prasetyo Prabujaya mengatakan, empat jembatan tersebut terdiri dari satu jembatan gantung di Pengaron, satu jembatan rangka di Guntung Manggis, Banjarbaru, serta dua jembatan beton yang berada di Kiram dan Tatah Bangkal, Kabupaten Banjar.

Pembangunan keempat jembatan dilakukan dengan waktu relatif singkat. Jembatan rangka di Guntung Manggis dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 16 hari, sedangkan dua jembatan beton di Kiram dan Tatah Bangkal masing-masing membutuhkan waktu sekitar 21 hari.

“Jembatan rangka yang di Guntung Manggis 16 hari. Jembatan beton ada dua, di Tatah Bangkal dengan yang di wilayah Kiram, sekitar 21 hari,” ujar Bambang.

Sementara itu, jembatan gantung di Pengaron membutuhkan waktu sekitar satu setengah bulan. Dengan panjang kurang lebih 25 meter, jembatan tersebut memiliki tingkat kesulitan teknis lebih tinggi sehingga pengerjaannya dilakukan secara hati-hati.

“Jembatan gantung ini punya kesulitan teknis yang cukup luar biasa. Tidak bisa sembarang salah berhitung. Saya melibatkan tim teknis ataupun ahli sipil karena saya tidak mau salah dalam membangun,” jelasnya.

Pembangunan jembatan gantung di Pengaron menjadi salah satu bagian penting dari program tersebut. Sebelumnya, masyarakat hanya mengandalkan jembatan kayu yang kondisinya sangat terbatas dan kerap rusak ketika terjadi banjir.

Kondisi itu bahkan berdampak terhadap aktivitas pendidikan. Anak-anak dari sejumlah desa harus menggunakan rakit kecil untuk menyeberangi sungai saat hendak berangkat ke sekolah.

“Setiap banjir, jembatan itu habis. Anak-anak sekolah menyeberang menggunakan rakit kecil untuk bisa sekolah. Itu alasan awal kenapa kita masukkan dalam daftar yang kita bangun,” ungkap Bambang.

Ia menegaskan, pembangunan jembatan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan. Tim teknis dan ahli sipil dilibatkan agar konstruksi yang dibangun benar-benar aman dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bambang juga meminta masyarakat ikut menjaga dan memanfaatkan jembatan yang telah dibangun. Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut merupakan fasilitas bersama yang harus dirawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Yang pertama, tolong dirawat jembatan yang sudah kita bangun. Yang kedua, manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Menurut Bambang, program Jembatan Garuda juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur masyarakat. Keterlibatan TNI diharapkan dapat mempercepat pembangunan, terutama di wilayah yang membutuhkan akses secara mendesak.

“Masa kita tega melihat anak-anak mau sekolah sudah berpakaian rapi, menyeberang, sampai sekolah sudah basah. Jadi kita memotong itu sehingga cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Sekda Banjarbaru Ajak Warga Bumikan Ideologi Bangsa dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Cek Kios Pangan Hingga Harga Beras, Wali Kota Banjarbaru Tekankan DKP3 Harus Jaga “Piring Makan” Warga

1 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Tim RAKAT Terima Bantuan Mesin Pompa & Dana Operasional Untuk Dukung Penanganan Karhutla

1 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Pemkab Banjar Berikan Penghargaan ASN & Inovator di Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Tutup Lomba Cerdas Cermat Clash of Banua 2026, Gubernur Kalsel Pesankan Disiplin & Konsistensi Belajar

1 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Serapan Anggaran Pemprov Kalsel Capai 72,91 Persen, Gubernur Minta SKPD Lebih Cermat

1 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Trending di ADVERTORIAL