Menu

Mode Gelap
Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

ADVERTORIAL · 24 Agu 2026 09:48 WIB

Fokus Penanganan Karhutla Kalsel di Tiga Lokasi Utama, Pemerintah Targetkan Tuntas Dua Pekan


 Fokus Penanganan Karhutla Kalsel di Tiga Lokasi Utama, Pemerintah Targetkan Tuntas Dua Pekan Perbesar

Ricek.ID – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan pemerintah telah menargetkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah lokasi utama Kalimantan Selatan (Kalsel) dapat dituntaskan paling lambat dalam dua pekan.

Hal tersebut disampaikan Hanif saat memantau sekaligus turut memadamkan karhutla di Pos Lapangan 1 Guntung Damar, Banjarbaru pada Minggu (23/8/2026), bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin dan jajaran Forkopimda.

Hanif mengatakan terdapat tiga lokasi utama yang menjadi perhatian dalam penanganan karhutla di Kalsel, yakni Liang Anggang dengan luasan hampir 300 hektare, Guntung Damar sekitar 120 hektare dan Pengayuan dengan luasan hampir 700 hektare.

“Pak Gubernur telah membentuk tim khusus pada tiga lokasi utama,” ujar Wamenko Pangan.

Menurut Hanif, langkah percepatan perlu dilakukan karena berdasarkan kajian ilmiah dan informasi BMKG, musim kemarau diperkirakan masih berlangsung cukup panjang.

“Ini kemarau tidak akan pendek, akan panjang. Sehingga Pak Gubernur merasa perlu mempercepat penanganan ini secepat-cepatnya. Semakin cepat ditangani, semakin bagus, sehingga selanjutnya api tidak boleh muncul,” katanya.

Hanif menjelaskan, strategi penanganan disesuaikan dengan karakteristik lahan. Untuk Guntung Damar dan kawasan hutan lindung, fokus utama diarahkan pada pembasahan gambut.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan lapisan gambut di kawasan tersebut memiliki kedalaman sekitar satu hingga tiga meter sehingga membutuhkan pembasahan secara terus-menerus untuk mencegah api kembali muncul dari dalam tanah.

“Ini penting sekali untuk dilakukan pembasahan,” tegas Hanif.

Wamenko Pangan menyebut pemerintah telah mengerahkan ratusan pompa air untuk mendukung pembasahan gambut. Masing-masing titik utama Guntung Damar dan hutan lindung disiapkan sekitar 100 unit pompa.

Hanif menambahkan, operasi pemadaman juga membutuhkan dukungan personel dalam jumlah besar. Kekurangan personel akan diperkuat oleh jajaran Polda Kalsel dan Korem setempat.

“Ini masalah asap harus selesai di tanah Kalimantan Selatan ini,” tegasnya.

Wamenko Pangan berharap seluruh unsur yang terlibat bekerja maksimal sehingga target penanganan karhutla dalam dua pekan dapat tercapai.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Kotabaru Lantik JPT Pratama & Administrator

24 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Pemprov Kalsel Turunkan PBBKB , Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi

24 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Kemarau Berkepanjangan, Pemkab Tanah Laut Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama

24 Agustus 2026 - 11:00 WIB

ISPU Capai 100 Mikrogram per Meter Kubik, Wamenko Pangan Imbau Warga Gunakan Masker

24 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Gubernur Kalsel Imbau Warga Lindungi Diri dari Asap Karhutla Menggunakan Masker yang Dibagikan

24 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Penanganan Karhutla Diperkuat, Gubernur Kalsel Minta Penggunaan Alat Berat Harus Terkoordinasi

24 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Trending di ADVERTORIAL