Menu

Mode Gelap
Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

ADVERTORIAL · 24 Agu 2026 09:51 WIB

ISPU Capai 100 Mikrogram per Meter Kubik, Wamenko Pangan Imbau Warga Gunakan Masker


 ISPU Capai 100 Mikrogram per Meter Kubik, Wamenko Pangan Imbau Warga Gunakan Masker Perbesar

Ricek.ID – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, mengimbau masyarakat di wilayah terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Imbauan tersebut disampaikan Hanif saat memantau sekaligus turut memadamkan karhutla di Pos Lapangan 1 Guntung Damar, Banjarbaru pada Minggu (23/8/2026), bersama Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin dan jajaran Forkopimda.

Hanif mengatakan kondisi kualitas udara perlu menjadi perhatian karena berdasarkan informasi yang diterimanya, indeks standar pencemar udara (ISPU) telah berada di sekitar 100 mikrogram per meter kubik.

“ISPU kita di angka 100 mikrogram per meter kubik. Jadi dari standar WHO tidak sehat,” ujarnya.

Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Hanif menyampaikan bahwa Gubernur Kalsel Muhidin telah mengarahkan agar masyarakat menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, khususnya di wilayah yang terdampak asap karhutla.

“Pak Gubernur tadi meneruskan semuanya agar menggunakan masker pada saat keluar agenda lapangan,” kata Wamenko Pangan.

Selain penggunaan masker, pemerintah juga menyiapkan layanan kesehatan di sejumlah posko lapangan. Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, terutama gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Pak Gubernur sudah mengarahkan untuk segera mendatangi tempat-tempat posko kesehatan yang tersedia yang ditangani oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan,” jelas Hanif.

Menurutnya, penanganan karhutla harus berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan masyarakat. Upaya pemadaman dilakukan untuk menghentikan sumber asap, sementara layanan kesehatan dan penggunaan alat pelindung diri diperlukan untuk mengurangi dampak terhadap warga.

Hanif berharap masyarakat mengikuti imbauan pemerintah selama kondisi asap masih terjadi dan segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan.

“Yang penting masyarakat menggunakan masker ketika berada di luar dan segera memanfaatkan posko kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan,” ujarnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Kotabaru Lantik JPT Pratama & Administrator

24 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Pemprov Kalsel Turunkan PBBKB , Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi

24 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Kemarau Berkepanjangan, Pemkab Tanah Laut Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama

24 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Fokus Penanganan Karhutla Kalsel di Tiga Lokasi Utama, Pemerintah Targetkan Tuntas Dua Pekan

24 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Gubernur Kalsel Imbau Warga Lindungi Diri dari Asap Karhutla Menggunakan Masker yang Dibagikan

24 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Penanganan Karhutla Diperkuat, Gubernur Kalsel Minta Penggunaan Alat Berat Harus Terkoordinasi

24 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Trending di ADVERTORIAL