Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 5 Sep 2026 20:41 WIB

Wamenko Pangan Dorong Kalsel Bangun Sistem Permanen Penanganan Karhutla


 Wamenko Pangan Dorong Kalsel Bangun Sistem Permanen Penanganan Karhutla Perbesar

Ricek.ID – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) untuk membangun sistem penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara permanen dan berbasis ilmu pengetahuan.

Hal tersebut disampaikan Hanif usai mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla di Poslap 1 Guntung Damar, Banjarbaru pada Jumat (4/9/2026). Rakor dihadiri Kapolda dan Wakapolda Kalsel, unsur Forkopimda, serta jajaran instansi terkait.

Menurut Hanif, karhutla yang berulang setiap tahun tidak dapat hanya direspons sebagai persoalan musiman. Diperlukan evaluasi menyeluruh untuk membangun sistem pencegahan dan penanggulangan yang lebih permanen.

“Karhutla ini sudah berulang-ulang setiap tahun terjadi sehingga kita perlu melakukan langkah-langkah sistematis dalam membangun penanganan permanen terhadap ancaman karhutla ini,” ujarnya.

Hanif menegaskan, kondisi musim panas maupun fenomena El Nino tidak boleh dijadikan alasan untuk membiarkan karhutla terus terjadi. Pemerintah harus mampu membangun kesiapsiagaan berdasarkan kondisi lingkungan dan perkembangan iklim.

“Kita sekali lagi tidak boleh menjadikan musim panas dan El Nino sebagai takdir untuk kemudian membiarkan atau merelakan terjadinya karhutla,” tegasnya.

Hanif mengatakan, seluruh pembelajaran dari penanganan karhutla selama ini harus dievaluasi dan dielaborasi untuk menghasilkan langkah pencegahan yang lebih efektif.

“Hari ini semua pembelajaran coba dievaluasi, dielaborasi untuk membangun langkah-langkah penting di dalam pencegahan permanen dan penanggulangan permanen potensi bencana karhutla di kemudian hari,” katanya.

Hanif mengapresiasi langkah Pemprov Kalsel yang dinilainya telah membangun penanganan secara sistematis, termasuk penguatan pengelolaan lanskap, tata kelola air, pemanfaatan teknologi, hingga pendekatan berbasis pengetahuan.

Hanif berharap pendekatan tersebut terus diperkuat agar Kalsel memiliki sistem pengendalian karhutla yang tidak hanya efektif saat kebakaran terjadi, tetapi juga mampu mencegah munculnya sumber api sejak dini.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Pertahanan Nasional, Gubernur Kalsel Pimpin Penandatangan MoU Bantuan Keuangan Pembentukan Komcad bersama Bupati/Walikota

2 November 2026 - 21:10 WIB

Buka Latsarmil Komcad ASN, Gubernur Kalsel : Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Sistem Pertahanan Negara

2 November 2026 - 21:06 WIB

Wujudkan Banjarbaru EMAS, Pemko Gandeng BPVP Samarinda Buka Pelatihan Vokasi 2026

2 November 2026 - 19:30 WIB

Gelar Salat Istisqa Berjamaah, Pemko Banjarbaru & Kerukunan Bubuhan Banjar Doa Bersama Akhiri Karhutla

2 November 2026 - 19:27 WIB

Gelar Workshop Pembuatan Sulam Sugul, Dekranasda Banjar Dorong Pengembangan Produk Fesyen

2 November 2026 - 19:23 WIB

Puskesmas Gambut Gelar Pemeriksaan Kesehatan bagi Petugas Karhutla

2 November 2026 - 19:20 WIB

Trending di ADVERTORIAL