Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

EKOBIS · 11 Sep 2026 21:43 WIB

Pertamina Patra Niaga Minta Masyarakat Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi


 Pertamina Patra Niaga Minta Masyarakat Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi Perbesar

Ricek.ID – Untuk mencegah praktik penimbunan dan penjualan kembali dengan harga mahal di tengah kemarau ekstrem akibat El Nino, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mengawasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar.

Imbauan tersebut Robert, melalui keterangan resmi, menyusul gangguan distribusi energi di wilayah Kalimantan yang dipicu penyusutan drastis debit air Sungai Kapuas di Kalimantan Barat pada Kamis (10/9/2026).

Keringnya jalur transportasi sungai utama tersebut memaksa Pertamina dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalihkan moda pengiriman dari kapal ke jalur darat menggunakan mobil tangki.

Robert menegaskan, Pertamina sangat menyayangkan tindakan oknum yang memanfaatkan situasi force majeure atau keadaan memaksa untuk keuntungan pribadi melalui pembelian berulang di SPBU.

“Harapannya, kita sama-sama mengawasi. Menggunakan BBM secara bijak, hemat,” ujar Roberth.

Untuk menjaga ketersediaan stok, Pertamina Patra Niaga mengeksekusi contingency plan atau rencanan darurat agar pasokan BBM ke masyarakat tetap terjaga.

“Kami harus melakukan yang namanya contingency plan. Yang sebelumnya disalurkan melalui kapal, maka harus disalurkan melalui mobil tangki,” kata Roberth.

Pihak Pertamina Patra Niaga amat menyayangkan, di tengah ancaman iklim akibat El Nino, tapi kemudian ada pihak-pihak yang justru memanfaatkan situasi dari situasi energi ini.

Kementerian ESDM membenarkan bahwa surutnya air sungai menjadi kendala utama kapal distribusi energi di Kalimantan.

Sedangkan, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, mengatakan mitigasi telah dilakukan dengan memperbanyak armada truk pengangkut BBM, meski ia mengakui kapasitas angkut jalur darat tidak sebesar angkutan sungai.

Laode Sulaeman menyatakan, volume angkut truk pengiriman BBM itu tidak sebesar angkutan sungai.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemendukbangga Ungkap Tantangan Bonus Demografi & Penurunan Stunting Dihadapan DPR RI

16 September 2026 - 20:14 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat untuk Penyandang Disabilitas

16 September 2026 - 20:12 WIB

Sampaikan Duka atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Presiden Prabowo Pastikan Investigasi Dituntaskan

16 September 2026 - 19:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta, Tekankan Pentingnya Pembangunan & Transformasi Bangsa

16 September 2026 - 19:26 WIB

Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

16 September 2026 - 19:22 WIB

Kemenhub Deteksi 72.236 Pelanggaran Angkutan Barang Selama Satu Bulan Penerapan ETLE HUB

16 September 2026 - 19:20 WIB

Trending di NASIONAL