Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

NASIONAL · 12 Sep 2026 19:14 WIB

Menag Ajak Kafilah Jadikan MTQ Nasional XXXI Momentum Perkuat Persaudaraan


 Menag Ajak Kafilah Jadikan MTQ Nasional XXXI Momentum Perkuat Persaudaraan Perbesar

Ricek.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh kafilah menjadikan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat persaudaraan sekaligus menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pesan tersebut disampaikan Menag saat menghadiri Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (11/9/2026). Malam Ta’aruf menjadi bagian dari rangkaian awal penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Jawa Tengah.

Menag menegaskan, MTQ tidak semata menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, perhelatan nasional tersebut harus menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menerjemahkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ harus mampu mempersatukan kita. Di tengah berbagai dinamika global maupun nasional, kecintaan kepada Al-Qur’an mempersatukan kita sebagai satu keluarga besar. Ajang ini adalah wujud ikhtiar menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Menag.

Menurut Nasaruddin Umar, semangat persaudaraan tersebut penting terus diperkuat di tengah berbagai dinamika yang dihadapi masyarakat. MTQ diharapkan tidak berhenti pada panggung perlombaan, tetapi memberikan dampak yang lebih luas melalui keteladanan para peserta dan seluruh pihak yang terlibat.

Karena itu, para kafilah diharapkan mampu membawa semangat Al-Qur’an setelah rangkaian MTQ selesai. Prestasi yang diraih dalam musabaqah hendaknya berjalan beriringan dengan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial.

Selain mengajak memperkuat persaudaraan, Menag mengajak seluruh peserta dan masyarakat mendoakan keselamatan bangsa. Doa juga secara khusus ditujukan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah, termasuk para penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur.

“Kita bermunajat melalui kegiatan yang mulia ini. Semoga MTQ ini menjadi peredam dan penolak bala. Kita doakan agar saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberikan ketabahan, dan musibah diangkat dari Bumi Nusantara,” pesan Menag.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam sekaligus Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional, Muchlis M. Hanafi, melaporkan sebanyak 2.242 peserta akan mengikuti MTQ Nasional XXXI.

Para peserta tersebut akan berkompetisi dalam delapan cabang dan 24 golongan yang tersebar di 12 titik lokasi penyelenggaraan.

Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI juga memperluas ruang partisipasi dengan menghadirkan ekshibisi cabang tilawah dan kitabah bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.

Menurut Muchlis, keterlibatan penyandang disabilitas menjadi bagian dari upaya memperluas akses dan kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembinaan dan syiar Al-Qur’an.

“Keragaman peserta tahun ini, mulai dari anak-anak hingga dewasa, serta kehadiran ekshibisi bagi penyandang disabilitas, menunjukkan ekosistem pembinaan Al-Qur’an yang terus meluas secara inklusif,” jelas Muchlis Hanafi.

Ia menambahkan, proses penilaian dalam MTQ Nasional XXXI akan dikawal oleh 155 Dewan Hakim. Dewan Hakim bertugas memastikan proses penilaian terhadap peserta berlangsung sesuai dengan ketentuan dan cabang yang diperlombakan.

MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 berlangsung pada 11–20 September 2026. Gelaran ini mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”

Sebagai bagian dari rangkaian Malam Ta’aruf, Menag Nasaruddin Umar juga menyerahkan Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Piala tersebut selanjutnya akan diperebutkan oleh para kafilah dari berbagai daerah. Kontingen yang memperoleh prestasi terbaik akan membawa pulang Piala Bergilir Presiden sebagai Juara Umum MTQ Nasional XXXI.

Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta berprestasi dalam bidang seni baca, hafalan, dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat persaudaraan serta menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Dengan demikian, semangat MTQ dapat terus hidup setelah kompetisi berakhir, melalui sikap saling menghormati, kepedulian terhadap sesama, serta kontribusi nyata dalam membangun kehidupan bangsa yang harmonis dan berkeadaban.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Menkeu Suahasil Tegaskan Keuangan Negara Harus Sehat & Kredibel

14 September 2026 - 21:41 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

14 September 2026 - 21:39 WIB

Perkuat Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Polri Terjunkan Tiga Kapal Polisi

14 September 2026 - 21:37 WIB

Aset Rampasan Tak Laku dalam Pelelangan, KPK RI Siapkan Lelang Ulang

14 September 2026 - 21:32 WIB

Satgas Damai Cartenz Identifikasi Dua Pelaku DPO Kasus Penembakan 3 ASN di Jayawijaya

13 September 2026 - 20:44 WIB

Lindungi Petani Hadapi El Nino, Kementan Alokasikan AUTP untuk 100 Ribu Hektare

13 September 2026 - 20:41 WIB

Trending di EKOBIS