Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 16 Sep 2026 18:57 WIB

Perkuat Penanganan Karhutla, Satgas Udara Kalsel Siagakan Tiga Helikopter


 Perkuat Penanganan Karhutla, Satgas Udara Kalsel Siagakan Tiga Helikopter Perbesar

Ricek.ID – Satuan Tugas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Selatan (Satgas Karhutla Kalsel) terus perkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, khususnya di kawasan Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, pada Selasa (15/9/2026) mengatakan evaluasi dan perencanaan operasi udara dilakukan rutin melalui briefing pagi Satgas Udara di FASI Bandara Syamsudin Noor.

“Untuk rapat hari ini di briefing pagi Satgas Udara, kita melaksanakan rutin untuk evaluasi pelaksanaan operasi udara di hari sebelumnya dan persiapan perencanaan operasi udara hari ini,” ujarnya.

Menurut Ariansyah, pada operasi sebelumnya Satgas Udara melaksanakan misi penanganan Karhutla di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor. Selain itu, satu misi bantuan juga dilakukan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu sesuai arahan pimpinan.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat empat helikopter yang disiapkan untuk mendukung operasi udara. Namun, hanya tiga helikopter yang dapat dioperasikan pada hari ini karena satu unit menjalani pemeliharaan rutin sesuai jadwal berdasarkan pencapaian jam terbang.

Dari tiga helikopter yang operasional, dua unit akan disiagakan untuk penanganan Karhutla di kawasan Ring 1 Bandara. Sementara satu unit lainnya disiapkan untuk memberikan bantuan apabila terdapat permintaan penanganan di luar wilayah tersebut.

“Jadi kita bisa juga membantu ke wilayah Kalimantan Selatan yang di luar dari Ring 1 Bandara, terutama daerah-daerah yang belum bisa terjangkau oleh Satgas Darat,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Ariansyah menyebut hingga saat ini belum ada rencana pelaksanaan kembali. Hal tersebut berdasarkan informasi BMKG yang setiap pagi memantau potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Dari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,” katanya.

Meski demikian, kesiapan untuk kembali melaksanakan OMC tetap dilakukan. Pesawat dan bahan pendukung telah disiagakan di Bandara Syamsudin Noor sehingga dapat segera diaktifkan apabila BMKG kembali mendeteksi kondisi atmosfer yang memungkinkan untuk pelaksanaan operasi tersebut.

“Kita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,” tambah Ariansyah.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL