Ricek.ID – Perbasi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai menggeser fokus pembinaan bola basket hingga ke sekolah. Melalui program Perbasi Kalsel Go to School, pembinaan diarahkan tak hanya mencetak atlet, tetapi juga membangun ekosistem basket yang lebih tertata.
Program tersebut disosialisasikan dalam Turnamen SMAGA Cup di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin pada Selasa malam (15/9/2026).
Sekretaris Perbasi Kalsel Arif Rahman Hakim mengatakan, pembenahan akan dilakukan dari kompetisi, perangkat pertandingan hingga pembinaan atlet
“Standarisasi ini penting agar pelaksanaan kompetisi bola basket di Kalsel semakin tertata dan memiliki kualitas yang baik,” ujarnya.
Perbasi Kalsel juga menyiapkan akademi wasit untuk mencetak perangkat pertandingan berkualitas yang diproyeksikan menembus level nasional hingga internasional.
Di sisi atlet, Perbasi tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan untuk membuka akses beasiswa bagi pebasket berprestasi. Pendidikan dan prestasi olahraga diharapkan berjalan beriringan.
“Jadi atlet tidak hanya dipersiapkan dari sisi prestasi olahraga, tetapi juga pendidikannya,” jelas Arif.
Pembinaan juga mulai berbasis teknologi melalui pengembangan database pemain dan bola basket Kalsel. Data tersebut akan digunakan untuk memetakan potensi serta menyusun program pembinaan secara lebih terarah.
Perbasi Kalsel turut mengembangkan esports basket sebagai ruang baru untuk menjangkau generasi muda.
“Perkembangan zaman harus kita ikuti. Esports basket juga menjadi salah satu ruang yang sedang kita kembangkan,” katanya.
Melalui program Go to School, Perbasi Kalsel menargetkan pembinaan basket semakin luas, sekaligus membangun jalur pembinaan yang terintegrasi dari sekolah, atlet, kompetisi, wasit, pendidikan hingga teknologi.
Sumber : MC Kalsel













