Ricek.ID – Konten kreator kuliner Bobon Santoso kembali menggelar aksi memasak melalui program Kuali Merah Putih pada hari kedua di Kalimantan Selatan (Kalsel) Bekerja sama dengan Korem 101/Antasari, Bobon menyiapkan 3.000 porsi makanan dengan menu daging saus tiram dan sayur sawi untuk para relawan yang berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain memasak untuk relawan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran bantuan dari pemerintah pusat atas dukungan Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat terdampak kabut asap.
Bobon Santoso di Banjarbaru pada Selasa (27/10/2026) mengatakan, kehadirannya bersama tim bukan untuk membandingkan kontribusi mereka dengan perjuangan para relawan yang selama berbulan-bulan bekerja di lapangan. Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat membangkitkan semangat para petugas yang telah lama meninggalkan keluarga demi menjalankan tugas.
“Kalau dibandingkan dengan perjuangan relawan yang sudah lama sekali berjibaku, petugas yang sudah sangat lama tidak pulang ke rumah, apa yang kami lakukan di sini sebenarnya tidak ada apa-apanya. Namun, kami percaya kehadiran kami bisa memberikan semangat baru,” ujarnya.
Bobon menambahkan, kedatangannya juga menjadi simbol kepedulian masyarakat Indonesia terhadap saudara-saudara yang terdampak karhutla dan kabut asap di Kalimantan Selatan.
Pada hari kedua kegiatan, sebanyak 3.000 porsi makanan disiapkan dengan menu daging saus tiram dan sayur sawi. Bobon berharap makanan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para relawan yang terus bekerja melakukan penanganan karhutla.

Dalam pelaksanaan kegiatan di Banjarbaru, Bobon menyampaikan apresiasinya kepada Kodam dan Korem 101/Antasari yang turut mendukung kegiatan tersebut. Distribusi makanan juga direncanakan menjangkau pos-pos relawan, termasuk pos kecil yang akan dikoordinasikan agar penyaluran bantuan lebih efektif.
Tidak hanya makanan, Bobon juga menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah pusat telah disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak. Bantuan tersebut berawal dari banyaknya permintaan masyarakat yang disampaikan melalui pesan langsung di media sosialnya.
Ia mengungkapkan, masyarakat, termasuk para ibu yang mengkhawatirkan kondisi anak-anak mereka akibat paparan asap dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), turut menyampaikan permintaan bantuan, terutama susu.
“Banyak DM Instagram saya masuk. Mama-mama dan ibu-ibu meminta susu karena anak-anaknya terdampak ISPA dan situasi seperti ini. Alhamdulillah, bantuan dari Bapak Presiden bisa diberikan,” ungkapnya.
Menurut Bobon, bantuan yang dikirim dari Jakarta mencakup 20 ribu paket sembako, 100 ribu masker KN95, 24 ribu tabung oksigen portabel, serta susu dalam jumlah besar untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Bobon yang merupakan putra daerah Kalimantan Barat asal Singkawang itu juga mengaku memahami dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat. Ia mengatakan, dirinya pernah mengalami langsung kesulitan bernapas akibat asap, sementara sejumlah anggota keluarganya di Singkawang dan Pontianak juga ikut terdampak.
Ia menilai, kondisi karhutla kali ini cukup berat karena berlangsung jauh lebih lama dibandingkan kejadian yang biasanya hanya berlangsung sekitar satu minggu. Situasi yang telah berbulan-bulan tersebut membuat masyarakat harus bertahan menghadapi dampak asap dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Kuali Merah Putih bersama Korem 101/Antasari, Bobon berharap dukungan terhadap relawan dan masyarakat terus mengalir hingga kondisi kembali pulih. Ia juga berharap kebakaran hutan dan lahan segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal tanpa terganggu kabut asap.
Sumber : MC Kalsel













