Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 31 Okt 2026 19:20 WIB

Hujan Merata & Titik Api Minim, Karhutla di Kabupaten Banjar Capai 6.700,57 Hektare


 Hujan Merata & Titik Api Minim, Karhutla di Kabupaten Banjar Capai 6.700,57 Hektare Perbesar

Ricek.ID – Hujan dengan intensitas cukup deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Banjar membantu menekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga Sabtu (31/10/2026), jumlah titik panas atau hotspot yang terpantau di wilayah tersebut tercatat sangat minim, bahkan belum ditemukan titik api baru.

Meski demikian, total luasan lahan yang terdampak karhutla di Kabupaten Banjar sepanjang periode kejadian tercatat mencapai 6.700,57 hektare. Kebakaran tersebut tersebar di 147 desa yang berada di 19 kecamatan.

Berdasarkan data rekapitulasi BPBD Kabupaten Banjar, Kecamatan Gambut menjadi wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar, yakni 1.906,72 hektare. Berikutnya Kecamatan Cintapuri Darussalam seluas 1.717,50 hektare, Martapura Barat 668,50 hektare, Beruntung Baru 563,50 hektare, serta Sungai Tabuk 505,33 hektare.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan hujan yang turun dengan intensitas cukup deras dan merata di sebagian besar wilayah menjadi faktor penting dalam membantu pemadaman titik api.

“Alhamdulillah, hujan yang turun cukup deras dan merata membantu memadamkan titik api. Berdasarkan hasil pemantauan cuaca, jumlah titik panas atau hotspot di Kabupaten Banjar hari ini juga sangat minim,” ujarnya.

Wasis menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan hingga Sabtu, pihaknya belum menemukan adanya titik api baru. Kondisi cuaca dengan curah hujan cukup tinggi di sejumlah kecamatan turut membantu menekan potensi kebakaran susulan.

Kendati kondisi karhutla mulai terkendali, BPBD Kabupaten Banjar tidak mengendurkan kesiapsiagaan. Posko penanganan karhutla tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru, terutama di wilayah yang sebelumnya terdampak kebakaran.

Menurut Wasis, kesiapsiagaan petugas menjadi hal penting agar setiap laporan kebakaran yang masuk dapat segera ditindaklanjuti.

“Posko tetap bersiaga agar ketika terjadi kebakaran, petugas bisa segera bergerak melakukan penanganan,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Banjar juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di lapangan guna memastikan potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin. Dengan kondisi hujan yang mulai merata, diharapkan risiko karhutla di Kabupaten Banjar dapat terus menurun.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL