Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 3 Nov 2026 19:05 WIB

Try Out ke Malaysia, PGSI Kalsel Evaluasi Kekurangan Atlet Gulat Gaya Bebas Menuju Kejurnas & Pra-PON


 Try Out ke Malaysia, PGSI Kalsel Evaluasi Kekurangan Atlet Gulat Gaya Bebas Menuju Kejurnas & Pra-PON Perbesar

Ricek.ID – Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Kalimantan Selatan (PGSI Kalsel) menjadikan hasil try out ke Malaysia sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat kualitas atlet gulat gaya bebas dalam menghadapi kejuaraan nasional (Kejurnas) hingga babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON).

Sebanyak 14 atlet gulat gaya bebas Kalsel bersama sejumlah pelatih mengikuti program latihan bersama dan uji tanding di Malaysia pada 24–29 Oktober 2026 lalu. Dalam agenda tersebut, tim Kalsel berlatih bersama Wrestling Federation Malaysia serta sejumlah klub gulat di kawasan Cyberjaya, Selangor.

Try out tersebut juga menjadi kesempatan bagi atlet Kalsel untuk mengukur kemampuan melalui latihan dan pertandingan bersama pegulat dari negara lain, termasuk tim gulat Afghanistan yang turut berada di Malaysia.

Pelatih Gulat Kalsel, Zulhaidir, pada Selasa (3/11/2026) mengatakan, dari kegiatan tersebut pihaknya memperoleh banyak bahan evaluasi, terutama untuk melihat kekurangan atlet setelah menjalani latihan dan uji tanding dengan pegulat dari tiga negara.

“Hasil try out menjadi dasar bagi tim pelatih untuk menentukan aspek yang perlu dibenahi, baik dari sisi teknik maupun kemampuan bertanding, sehingga kekurangan yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti melalui program latihan,” kata Zulhaidir.

Usai kembali dari Malaysia, tim pelatih langsung melakukan evaluasi dan menyiapkan pola pembinaan secara berkesinambungan. Terlebih, Kejurnas di Bali sudah berada di depan mata dan akan menjadi kesempatan berikutnya untuk mengukur perkembangan serta kesiapan atlet.

Zulhaidir menegaskan, latihan akan terus dilakukan secara kontinu dengan menjadikan Kejurnas sebagai salah satu tolak ukur hasil pembinaan. Evaluasi tidak berhenti pada try out Malaysia, tetapi akan terus berlanjut mengikuti setiap kompetisi yang diikuti atlet.

Ia menambahkan, target utama pembinaan tetap diarahkan pada Pra-PON. Meski lokasi pelaksanaan Pra-PON belum ditentukan, PGSI Kalsel berkomitmen memaksimalkan persiapan agar atlet gulat gaya bebas mampu tampil lebih kompetitif dan meraih hasil terbaik pada ajang tersebut.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL