Menu

Mode Gelap
KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

DAERAH · 19 Jan 2026 17:38 WIB

Akibat Banjir, Ratusan Pembudi Daya Ikan di Kabupaten Banjar Rugi Rp4,4 Miliar


 Keramba jala apung hancur akibat banjir. Foto: istimewa Perbesar

Keramba jala apung hancur akibat banjir. Foto: istimewa

Martapura, Ricek.ID — Tercatat 151 pembudi daya ikan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menanggung kerugian besar akibat banjir. Estimasi total kerugian mencapai Rp4.463.865.000, dengan komoditas ikan nila sebagai kerugian terbesar, Senin (19/1/2026).

​Kepala Seksi Pengelolaan dan Pembudidayaan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Banjar, Apriyani Mindra Waspodo, mengatakan banjir menyebabkan air meluap dan menghanyutkan ikan yang berada di dalam Keramba Jala Apung (KJA).

​”Akibat luapan air, ikan di dalam keramba banyak yang lepas. Berdasarkan data kami, dampak banjir ini meluas mulai dari wilayah hulu di Karang Intan hingga ke Martapura Barat,” ujar Apri.

​Apri mengeklaim, pihaknya telah memberikan imbauan dini kepada para pembudi daya sebelum banjir tiba. Namun, banyak pembudi daya yang tidak bisa menghentikan operasional atau memanen ikan lebih awal karena kerja sama dengan penyedia pakan.

​”Para pembudi daya harus mengejar target penjualan sesuai kerja sama dengan penyedia pakan, sehingga proses pembudidayaan tetap berjalan meski ada risiko banjir,” lanjutnya.

​Hingga saat ini, pihak DKPP Banjar masih terus melakukan pendataan di lapangan. Angka kerugian Rp4,4 miliar tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi meningkat seiring dengan proses pemulihan pasca-banjir.

​”Data ini adalah laporan sementara pembudi daya ikan yang terdampak di Kabupaten Banjar. Kami mengimbau bagi pembudi daya yang mengalami kerugian namun belum terdata agar segera melapor secara mandiri kepada kami,” tutup Apri.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa

13 September 2026 - 13:01 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

13 September 2026 - 10:20 WIB

Tinjau Lahan Kahutla, Wagub Kalsel Turun Langsung Lakukan Pemadaman

12 September 2026 - 14:48 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Tanah Laut Berganti, Kapolres Tekankan Loyalitas dan Soliditas

12 September 2026 - 13:32 WIB

Peserta SESPIMTI Polri Gali Penanganan Karhutla di Tanah Laut

12 September 2026 - 11:58 WIB

Wapres Minta Kepala Daerah Aktif Turun ke Lapangan Tangani Karhutla

11 September 2026 - 04:40 WIB

Trending di ADVERTORIAL