Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

PERISTIWA · 6 Apr 2026 18:14 WIB

Akses Jalan Ambles Diterjang Longsor, Penanganan Darurat Dikebut


 Akses Jalan Ambles Diterjang Longsor, Penanganan Darurat Dikebut Perbesar

Kabupaten Banjar, Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang terjadi di RT 01 Desa Sungai Langsat, Kecamatan Simpang Empat, pada Senin dini hari, 6 April 2026. Penanganan terpadu lintas sektoral langsung dilakukan guna menjaga konektivitas transportasi masyarakat.

Longsor yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan tersebut menyebabkan badan jalan kabupaten di sepanjang aliran Sungai Pengaron ambles. Dampaknya, aktivitas warga sempat terganggu dan akses distribusi ekonomi desa nyaris lumpuh.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, M. Hasbie, memimpin langsung upaya penanganan di lapangan. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga serta pemulihan akses jalan menjadi prioritas utama.

Hasbie menjelaskan, pihaknya telah melakukan kaji cepat untuk mengidentifikasi titik-titik rawan. Dari hasil pemantauan, kondisi paling kritis berada di titik kedua, di mana badan jalan hanya tersisa sekitar 50 sentimeter di tepi sungai.

BPBD Kabupaten Banjar kemudian berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, aparat desa, serta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) untuk mempercepat penanganan.

Alat berat berupa ekskavator telah dikerahkan ke lokasi guna membersihkan material longsor sekaligus melakukan pemadatan badan jalan yang terdampak. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya longsor susulan yang berpotensi memutus akses jalan secara total.

Selain itu, dilakukan penguatan pada sisi jalan yang rawan guna menahan pergerakan tanah. Upaya tanggap darurat ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat dalam semangat gotong royong bersama petugas.

Berkat sinergi tersebut, titik pertama yang sebelumnya tertutup material longsor kini telah berhasil dibersihkan. Hingga saat ini, kendaraan roda empat sudah dapat melintas secara terbatas dengan sistem buka-tutup di bawah pengawasan petugas.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Banjar tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut. Pasalnya, kedalaman longsor mencapai sekitar 10 meter dengan kondisi tanah yang masih labil.

Warga juga diminta berhati-hati mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Banjar dalam beberapa waktu ke depan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Polisi Amankan Warga Diduga Bakar 0,5 Hektare Lahan di Bajuin Tanah Laut

31 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

27 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

27 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Debit Air Riam Kanan Tak Bertambah Dalam Sebulan, Penanganan Karhutla Jadi Perhatian

25 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Warga Jalan Berkat Permai Geger, 1 Unit Mobil Pickup Terbakar

24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Amukan Si Jago Merah, Rumah & Warung Habis Luluh Lantak Jadi Arang

22 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Trending di HEADLINE