Menu

Mode Gelap
Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa

DPRD · 2 Des 2025 22:48 WIB

APBD 2026 Balangan Diarahkan pada Reformasi Perencanaan dan Penguatan PAD


 Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Balangan, Ahmad Baihaki, dalam rapat pembahasan anggaran, Selasa (2/12/2025). Perbesar

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Balangan, Ahmad Baihaki, dalam rapat pembahasan anggaran, Selasa (2/12/2025).

Balangan, Ricek.ID – Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 di Kabupaten Balangan diproyeksikan bakal lebih menekankan pada reformasi perencanaan serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Balangan, Ahmad Baihaki, dalam rapat pembahasan anggaran, Selasa (2/12/2025).

Baihaki menilai kedua aspek tersebut menjadi faktor kunci dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, terutama di tengah tuntutan efisiensi anggaran yang semakin tinggi.

Ia menegaskan bahwa kualitas perencanaan akan menentukan sejauh mana anggaran dapat digunakan secara efektif dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Menurutnya, perencanaan harus disusun secara akurat berbasis data dan mengakomodasi aspirasi publik melalui partisipasi masyarakat yang lebih luas.

“Perencanaan yang baik harus berdasarkan data yang tepat. Dengan demikian, anggaran yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Baihaki menjelaskan bahwa reformasi perencanaan merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Dengan perencanaan yang lebih terarah, potensi tumpang tindih program dapat diminimalkan, pemborosan anggaran dapat ditekan, dan kualitas pembangunan dapat ditingkatkan.

Di sisi lain, optimalisasi PAD juga menjadi sorotan. Baihaki menilai bahwa daerah perlu menerapkan strategi inovatif untuk memperluas sumber pendapatan, memperkuat sistem pemungutan, dan meningkatkan pengawasan guna mencegah kebocoran.

Peningkatan PAD dianggap sebagai kunci untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pemerintah pusat.

Dengan fondasi pendapatan yang lebih kuat, Kabupaten Balangan diyakini dapat memiliki ruang fiskal yang lebih leluasa untuk menjalankan program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baihaki berharap sinergi antara reformasi perencanaan dan penguatan PAD dapat menjadikan APBD 2026 lebih tepat sasaran, responsif terhadap tantangan daerah, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Balangan.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

DPRD Banjar Siapkan Anggaran Mesin Alkon untuk BPK pada 2027

15 September 2026 - 08:09 WIB

DPRD Banjar Apresiasi AKBP Fadli, Sambut Kapolres Baru AKBP Boni Ariefianto

12 September 2026 - 08:24 WIB

DPRD Banjar Dorong Desa Aktif Gunakan SIAM

9 September 2026 - 18:15 WIB

RAPBD Banjar 2027 Diarahkan untuk Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat

8 September 2026 - 18:12 WIB

DPRD Banjar Apresiasi Upaya Pemkab Tingkatkan PAD & Efisiensi Belanja Daerah

2 September 2026 - 13:47 WIB

Pemkab & DPRD Banjar Setujui Raperda Perubahan APBD 2026

1 September 2026 - 21:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL