Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 23 Apr 2024 11:50 WIB

Atasi Stunting, Wabup Banjar Minta Camat Kawal Kegiatan Posyandu


 Atasi Stunting, Wabup Banjar Minta Camat Kawal Kegiatan Posyandu Perbesar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar rapat koordinasi (Rakoor), di Hotel Qin Banjarbaru, Selasa (23/4/2024).

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyi mengatakan, rakor bertujuan untuk melakukan evaluasi, perencanaan, pembinaan, konsultasi dan pembahasan teknis program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjar.

“Perlu perbaikan terkait kinerja TPPS Kabupaten Banjar khususnya program untuk pencegahan stunting agar tepat tujuan dan sasaran sehingga target penurunan stunting nasional sebesar 14 persen tahun ini dapat dicapai,” ucap Wabup saat membuka rakoor.

Habib Idrus yang juga sebagai Ketua TPPS Kabupaten Banjar menjelaskan, sasaran program didasarkan pada data keluarga berisiko stunting agar dapat didampingi satgas stunting dan koordinator penyuluh KB sehingga dapat memudahkan memberikan intervensi.

“Para camat agar mengawal pelaksanaan kegiatan Posyandu guna meningkatkan angka partisipasi masyarakat datang ke Posyandu serta mengawal kegiatan verifikasi dan validasi keluarga berisiko stunting,” pinta Habib Idrus.

Kepala Dinsos P3AP2KB Dian Marliana mengungkapkan berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) angka kejadian stunting di Kabupaten Banjar bulan Maret tahun 2024 sebesar 21,75 persen.

“Dalam upaya mencapai target nasional tahun 2024 sebesar 14 persen,TPPS Kabupaten Banjar harus memfokuskan program percepatan penurunan stunting melalui dua program yaitu pencegahan angka stunting baru dan penanganan baduta dan balita stunting,”ungkapnya.

Pada rakoor ini Dian Marliana berharap setiap SKPD dapat menyusun dan mengkolaborasikan upaya bersama mengenai intervensi spesifik dalam percepatan penurunan stunting bersama TPPS kabupaten,TPPS kecamatan se-Kabupaten Banjar, koordinator penyuluh KB dan kepala Puskesmas.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Ketum Tani Merdeka Indonesia Minta Pengurus DPD Banjar Aktif Dampingi Petani hingga Pelosok Desa

28 Juni 2026 - 18:11 WIB

DPD Tani Merdeka Kabupaten Banjar Dilantik, Siap Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

28 Juni 2026 - 18:07 WIB

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Desa Mali-Mali, BPBD Banjar Salurkan Bantuan Logistik kepada Korban

27 Juni 2026 - 16:30 WIB

Kabupaten Banjar Bawa Pulang Juara III Stand Terbaik dari PENAS KTNA XVII Gorontalo

27 Juni 2026 - 16:21 WIB

Warga Selamatkan Sisa Harta dari Puing Rumah Usai Kebakaran di Desa Mali-Mali

26 Juni 2026 - 18:57 WIB

Kabupaten Banjar Gagal Raih Juara Umum Keempat Kali, Kota Banjarmasin Jadi Pemenang MTQ XXXVII Kalsel

26 Juni 2026 - 18:20 WIB

Trending di ADVERTORIAL