Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

ADVERTORIAL · 14 Agu 2026 20:29 WIB

Brigade Pangan Tani Modern Martapura Timur Tingkatkan Produktivitas Padi Ditengah Kemarau Panjang


 Brigade Pangan Tani Modern Martapura Timur Tingkatkan Produktivitas Padi Ditengah Kemarau Panjang Perbesar

Ricek.ID – Sebagai wujud nyata penguatan ketahanan pangan daerah, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura sukses menggelar panen dan ubinan bersama di lahan Brigade Pangan (BP) Tani Modern, Desa Akar Bagantung, Kecamatan Martapura Timur pada Kamis (13/8/2026).

Diterapkannya metode ubinan ini langkah ilmiah sederhana untuk mengukur estimasi produktivitas padi per hektare, wujud nyata sinergi bersama BPP Martapura Timur dan para petani lokal sehingga program Optimalisasi Lahan (Opla) ini diyakini mampu terus mendongkrak sektor pertanian demi memperkokoh ketahanan pangan daerah.

Acara ini dihadiri langsung Kepala Distan Banjar Warsita, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Nurul Chatimah, Ketua Tim Kerja Kabupaten Banjar Sigit Triyanto, Koordinator Penyuluh serta PPL Martapura Timur, Kepala Desa Akar Bagantung, serta para penggerak Brigade Pangan Tani Modern.

Kepala Distan Banjar, Warsita, pada Jumat (14/8/2026) memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan keaktifan anggota Brigade Pangan Tani Modern yang dinilai sukses mengimplementasikan berbagai program dari Kementerian Pertanian.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan pendampingan dari para penyuluh, khususnya pada aspek administrasi.

Di tengah tantangan musim kemarau panjang, upaya antisipasi digencarkan melalui implementasi Program PM-AAS (Pertanian Modern Advanced Agriculture System) sebuah sistem budidaya padi intensif berbasis teknologi dari Kementerian Pertanian yang mengintegrasikan mekanisasi modern, teknologi presisi, dan pola tanam terarah guna mendongkrak produktivitas, mengefisienkan biaya, serta mensejahterakan para petani.

Kabar baiknya, hasil ubinan varietas padi Siam Rukut pada sampel ukuran 2,5 x 2,5 meter berhasil mencatatkan angka gemilang sebesar 3,8 kilogram, yang merepresentasikan potensi produktivitas tinggi mencapai 5,8 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Resmikan Sweat & Serve Padel, Yamin Buka Wali Kota Cup Padel 2026

14 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Pemko & DPRD Banjarmasin Sepakati KUA-PPAS 2027 serta Perubahan KUA-PPAS 2026

14 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Hadapi Tiga Tantangan Utama 2026, Kota Banjarbaru Perkuat Sinergi Forkopimda

14 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Dua Nakes RSUD Ratu Zalecha Raih Penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Kalsel

14 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Kepala Dinsos P3AP2KB Terima Penghargaan pada Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

14 Agustus 2026 - 20:39 WIB

76 Tahun Kabupaten Banjar, Saidi Mansyur Ajak Masyarakat Menata & Menjaga Daerah

14 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL