Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 8 Sep 2026 19:11 WIB

BBTPH Kalsel Tetap Jaga Ketersediaan Benih Petani Saat Kemarau Panjang


 BBTPH Kalsel Tetap Jaga Ketersediaan Benih Petani Saat Kemarau Panjang Perbesar

Ricek.ID – Kemarau panjang yang melanda Kalimantan Selatan (Kalsel) turut pengaruhi aktivitas pertanian, terutama penanaman komoditas tanaman pangan. Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu ketersediaan stok benih di Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Provinsi Kalsel.

Kepala BBTPH Provinsi Kalsel, Sigid Sarsanto, di Banjarbaru pada Selasa (8/9/2026) mengatakan produksi benih di lingkungan balai relatif aman karena siklus musim tanam sebelumnya telah selesai, termasuk proses panen.

“Untuk produksi secara umum mungkin terganggu karena pengaruh kemarau panjang. Tetapi untuk produksi benih di balai, alhamdulillah tidak ada masalah karena musim tanam yang lalu sudah selesai dan sudah panen,” ujarnya.

Menurut Sigid, BBTPH saat ini lebih banyak mengutamakan produksi benih untuk memenuhi kebutuhan di lingkup perbenihan sekaligus memberikan kontribusi terhadap ketersediaan benih di Kalsel.

Sigid menyebutkan, sebagian benih sumber yang telah diproduksi juga sudah disalurkan kepada petani maupun melalui kegiatan pemerintah. Salah satunya benih padi sumber dari Unit Produksi Benih (UPB) Pabahanan yang mencapai sekitar 9 ton dan telah diambil untuk kebutuhan kegiatan pemerintah.

“Yang di Pabahanan sekitar 9 ton benih sumber sudah diambil. Semuanya sudah berlabel, sehingga benar-benar tersalurkan untuk kebutuhan petani,” jelasnya.

Berdasarkan data BBTPH Kalsel, sepanjang 2026 produksi benih padi mencapai 24.030 kilogram, sedangkan produksi benih kedelai sebanyak 2.060 kilogram.

Dari jumlah tersebut, benih padi yang telah tersalurkan mencapai 9.680 kilogram, sementara benih kedelai sebanyak 1.975 kilogram.

Dengan demikian, saat ini masih tersedia stok benih padi sekitar 14.350 kilogram dan benih kedelai sebanyak 83 kilogram.

Meski stok masih tersedia, kegiatan penanaman berikutnya tetap menunggu kondisi cuaca. Sigid mengatakan, penanaman benih sumber padi diproyeksikan kembali dilakukan pada periode Oktober hingga Desember, bergantung pada datangnya hujan dan ketersediaan sumber air.

“Kemungkinan kita tanam lagi bulan Oktober sampai Desember, menunggu hujan. Sekarang masih kering dan sumber air sangat terbatas,” katanya.

Untuk varietas yang akan diproduksi, BBTPH akan menyesuaikan dengan program dan kebutuhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, termasuk varietas padi unggul maupun unggul lokal.

Sigid juga berharap hujan segera turun sehingga petani dapat kembali melakukan penanaman dan para penangkar benih bisa melanjutkan produksi.

“Harapan kami, mudah-mudahan segera turun hujan sehingga petani bisa bertanam lagi dan penangkar bisa kembali memproduksi benih. Kemarau kali ini luar biasa panjang dan banyak yang tidak bisa tanam,” ujarnya.

Sementara itu Staf Penata Layanan Operasional BBTPH Kalsel, Huda, menambahkan bahwa keberadaan balai tidak hanya berperan dalam penyediaan benih, tetapi juga menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“BBTPH merupakan salah satu UPT yang menghasilkan PAD melalui retribusi di bidang pertanian. Ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan kemandirian finansial sekaligus menggerakkan ekonomi lokal Banua,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL