Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

HEADLINE · 26 Nov 2022 10:40 WIB

Curah Hujan Meningkat, Air Sungai Martapura Mulai Meluap


 Air Sungai Martapura mulai meluap Perbesar

Air Sungai Martapura mulai meluap

Intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir, memicu meningkatnya debit dan meluapnya air Sungai Martapura, Selasa (8/10).

Dari pantauan di sejumlah lokasi dataran rendah dan bantaran sungai, beberapa lokasi seperti di Kecamatan Martapura Timur, telah terdampak luapan air dari sungai terbesar di Kabupaten Banjar ini.

“Ada beberapa lokasi di Dua desa yang telah terdampak luapan air sungai martapura mulai hari ini, seperti di Desa Melayu dan Pekauman,” ucap Aparat Kecamatan Martapura Timur, Noor Heriyanto.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial di Kantor Kecamatan Martapura Timur ini juga mengatakan, meski belum terdampak signifikan namun ketinggian banjir yang bervariasi ada mencapai hingga 20 cm.

“Saat ini kondisi banjir masih kategori aman, belum ada rumah yang terendam,” katanya.

Banjir mulai rendam lingkungan perumahan warga Desa Pekauman, Martapura Timur
Banjir mulai rendam lingkungan perumahan warga Desa Pekauman, Martapura Timur

Meski belum masuk dan merendam rumah warga, kondisi ini diperkirakan akan bertahan dan bahkan banjir akan lebih dalam jika hujan terus terjadi.

“Kalau diguyur hujan lagi tentunya akan lebih naik ketinggian airnya, apalagi ini sepertinya sudah masuk musim penghujan akhir tahun,”pungkasnya.

Sehari sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Warsita mengungkapkan, telah memasang alat pemberitahuan dini banjir di beberapa lokasi yang rawan banjir.

“Sudah kita pasang Whistleblowing System (WBS) guna peringatan dini kepada masyarakat untuk antisiapasi apabila banjir sudah mulai terjadi, sistem alat ini akan berbunyi apabila tinggi permukaan air mulai naik,” ungkapnya.

Kondisi ketinggian air di Sungai Martapura, Selasa (08/11/2022)
Kondisi ketinggian air di Sungai Martapura, Selasa (08/11/2022)

Pejabat yang baru sekitar dua pekan di BPBD Kabupaten Banjar ini juga mengaku, dalam waktu dekat akan gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Banjir dan Tanah Longsor bersama stake holder terkait.

“Setelah Apel itu nantinya,akan didirikan posko bencana disetiap kecamatan yang rawan banjir,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

7 Mei 2026 - 09:20 WIB

Kalsel Kembali Berduka, KH. Husin Naparin Tutup Usia

6 Mei 2026 - 17:38 WIB

Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

6 Mei 2026 - 13:30 WIB

Jaga Profesionalitas Anggota, Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas

5 Mei 2026 - 22:30 WIB

Trending di HEADLINE