Menu

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

INFRASTRUKTUR · 8 Apr 2026 16:07 WIB

Dana Rp150 miliar Disiapkan Untuk Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa


 Dana Rp150 miliar Disiapkan Untuk Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan perencanaan pembangunan Bendungan Riam Kiwa sebagai proyek strategis daerah. Hal ini disampaikan Gubernur Kalsel Muhidin usai Musrenbang 2026 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/4/2026).

Muhidin menegaskan pembebasan lahan menjadi tahapan krusial yang saat ini terus dikoordinasikan, terutama untuk lahan yang berada di kawasan kehutanan.

“Mengenai pembebasan lahan, kemarin kita sudah koordinasi. Mungkin itu rapat terakhir, karena ada ketentuan bahwa kita tidak bisa membebaskan pohon yang dianggap sebagai pohon hutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pohon yang tumbuh alami seperti kemiri, mahoni, dan jenis kayu lainnya tidak termasuk objek ganti rugi, berbeda dengan tanaman yang ditanam masyarakat.

“Kalau pohon yang tumbuh dengan sendirinya di kawasan hutan, itu tidak bisa dihitung untuk ganti rugi. Berbeda dengan tanaman yang memang ditanam oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, tanaman produktif seperti karet yang dibudidayakan warga masih memungkinkan untuk diberikan kompensasi.

“Kecuali yang ditanam, seperti karet, itu bisa kita hitung dan memungkinkan untuk dibayar. Jadi ada perlakuan berbeda antara tanaman alami dengan tanaman budidaya masyarakat,” tambahnya.

Dari sisi anggaran, Balai Wilayah Sungai telah menyiapkan dana sekitar Rp150 miliar untuk mendukung pembebasan lahan.

“Dari Balai sudah menyiapkan sekitar Rp150 miliar untuk pembebasan lahan. Jadi setelah lahan ini selesai, kita bisa langsung masuk ke tahap pembangunan,” ungkap Muhidin.

Ia memastikan desain bendungan telah tersedia, sehingga konstruksi dapat segera dimulai setelah seluruh tahapan administrasi dan pembebasan lahan rampung.

Pembangunan Bendungan Riam Kiwa diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan air, pengendalian banjir, serta pengembangan sektor pertanian di Kalimantan Selatan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tutup Kalsel Expo 2026, Gubernur Muhidin Dorong UMKM Jadi Penggerak Perekonomian Daerah

18 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Tutup Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026, Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa & Negara

17 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Wagub Kalsel Hasnuryadi Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Gubernur Kalsel Serahkan SK Remisi HUT RI ke-81 Kepada 6.189 Warga Binaan

17 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Gubernur Kalsel Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Merebut Kemerdekaan

17 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Pemprov Kalsel Serahkan Hadiah Lomba Gerak Jalan 2026 di Hari Kemerdekaan

17 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Trending di ADVERTORIAL