Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 3 Jan 2023 18:03 WIB

Diapit Aliran Sungai Martapura, Kawasan Murung Kenanga Potensi Desa Wisata


 Bangunan Air Santri Murung Kenanga dan Menara Arah Kiblat di Tengah Sungai Martapura Kabupaten Banjar Perbesar

Bangunan Air Santri Murung Kenanga dan Menara Arah Kiblat di Tengah Sungai Martapura Kabupaten Banjar

Program Pemerintah melalui Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Desa Murung Kenanga Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, hadirkan obyek wisata baru.

Peningkatan kualitas permukiman kumuh yang dinamai Air Santri, akronim dari Aman, Indah, Ramah, Santun dan Tertata Rapi, menyulap kawasan yang diapit dua aliran sungai Martapura ini menjadi tempat untuk bersantai menikmati semilir angin.

Tokoh masyarakat sekaligus penggagas Air Santri, Khairuddin mengatakan, Air Santri ini merupakan bagian dari perubahan desa Murung Kenanga.

“Pertama melalui program Kotaku skala kawasan yang telah menciptakan desa Murung Kenanga dari yang tadinya kumuh menjadi tidak kumuh lagi sehingga jargon Air Santri menjadi bagian dari perubahan wajah desa ini,“ ungkap Khairuddin, Selasa(3/1/2023).

Tokoh masyarakat sekaligus penggagas Air Santri, Khairuddin, Selasa(3/1/2023)
Tokoh masyarakat sekaligus penggagas Air Santri, Khairuddin, Selasa(3/1/2023)

Lanjutnya, pembangunan kawasan Air Santri baru menyelesaikan tahap awal, termasuk telah berdirinya bangunan Air Santri dan Menara Arah Kiblat.

 “Pembangunan Menara Arah Kiblat ini tidak sekedar berdiri menghadap Kiblat, namun telah diukur dan disertai sertifikat dari pihak Kementerian Agama,” bebernya.

Sementara, bangunan Air Santri Murung Kenanga yang struktur gedungnya bertingkat, dari lantai atas dapat menyaksikan pemandangan unik dari sungai Martapura yang bercabang-cabang.

“Juga sudah dilengkapi pembangunan siring sepanjang 450 meter dan sejumlah bangku untuk tempat bersantai,” ucap Khairuddin.

Pemandangan dari atas Bangunan Air Santri Murung Kenanga
Pemandangan dari atas Bangunan Air Santri Murung Kenanga

Sebagai desa yang kini memiliki potensi wisata yang patut untuk dikembangkan, Murung Kenanga juga dikatakan Khairuddin tengah pembahasan untuk menjadi desa wisata di tahun 2023 ini.

“Selain menunggu kelanjutan pembangunan kawasan Air Santri yang masih ada beberapa segmen, kami masyarakat Murung Kenanga juga tengah tahap pembahasan untuk menjadikan desa wisata di tahun 2023 ini, melalui anggaran dana desa rencananya akan dibangun tempat atau kios-kios bagi pelaku UMKM,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku Perdana, Bongkar Problem Restitusi Korban & Peran Kejaksaan sebagai Kurator Negara

21 Juni 2026 - 09:57 WIB

Peringati 80 Tahun Bhayangkara, 53 Tim Sepak Bola Ambil Bagian dalam Kapolres Banjar Cup

20 Juni 2026 - 20:20 WIB

Suratmin Pimpin NPCI Kabupaten Banjar, Didukung Hibah Rp797 Juta

20 Juni 2026 - 19:59 WIB

Buka Seleksi Duta Pepelingasih, Disbudporapar Banjar Himpun Pemuda-Pemudi Peduli Lingkungan Hidup

19 Juni 2026 - 19:17 WIB

Percepat Legalitas Pelaku Usaha, HIPMI Banjar Gandeng Pemkab

18 Juni 2026 - 20:52 WIB

Kabupaten Banjar Optimis Raih Juara Umum Keempat di MTQ Kalsel Barito Kuala

18 Juni 2026 - 20:47 WIB

Trending di ADVERTORIAL