Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Pemprov Kalsel · 29 Agu 2025 20:39 WIB

Disdikbud Kalsel Usulkan Kuda Gipang dan Bepantun Jadi Warisan Budaya ke UNESCO


 Penampilan kolaborasi seni tari Kuda Gipang dan Sinoman Hadrah di acara Harjad 75 Kabupaten Banjar, di Martapura, Rabu (27/8/2025). Foto: Agus Pahlevi/MC Kominfo Perbesar

Penampilan kolaborasi seni tari Kuda Gipang dan Sinoman Hadrah di acara Harjad 75 Kabupaten Banjar, di Martapura, Rabu (27/8/2025). Foto: Agus Pahlevi/MC Kominfo

Riceknews.Id — Upaya pelestarian budaya lokal terus digencarkan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mengusulkan kesenian tarian Kuda Gipang dan bepantun sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia ke UNESCO.

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, mengatakan, langkah strategis ini bertujuan untuk melindungi kedua kesenian khas Banua dari klaim negara lain.

“Agar tidak diambil pihak lain, kita harus segera mendata dan mempromosikan Kuda Gipang dan bepantun, baik melalui pergelaran maupun sebagai pengiring acara resmi,” jelas Tantri, dalam acara Malam Anugerah Kebudayaan dan Pergelaran Kuda Gipang memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-75 Kalsel, di Banjarmasin, Rabu (27/8/2025) malam.

Ke depan, Disdikbud akan terus mengidentifikasi warisan budaya takbenda lainnya di Kalsel untuk didaftarkan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengenalkan budaya Banua kepada generasi muda di lingkungan sekolah agar mereka semakin mencintai budaya asli daerah.

Senada dengan langkah ini, budayawan sekaligus jurnalis penerima Anugerah Kebudayaan, Helman, menyambut baik usulan tersebut. Ia berharap pengakuan UNESCO bisa segera terwujud.

“Anugerah ini menjadi penyemangat bagi seniman dan budayawan Kalsel untuk terus berkarya melestarikan budaya luhur serta mengharumkan nama Banua di kancah nasional maupun internasional,” ujar Helman.

Helman juga berharap pengakuan UNESCO terhadap Kuda Gipang dan bepantun dapat mengikuti jejak Geopark Meratus dan membuka jalan bagi kesenian Kalsel lainnya untuk lebih dikenal dunia.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jaga Stabilitas & Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel Dikukuhkan

24 Juni 2026 - 17:58 WIB

Pasca Raih Opini WTP ke-13, Pemprov Kalsel Berkomitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset

24 Juni 2026 - 17:49 WIB

Dispora Kalsel & Komunitas WEKB Tawarkan Hadiah Umrah, Ribuan Goweser Semangat Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram

24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Presiden RI Resmikan Inpres Jalan, Gubernur Kalsel Sebut Infrastruktur Jalan Sebagai Kebutuhan Utama Masyarakat

24 Juni 2026 - 17:26 WIB

Tingkatkan Ekspor Komoditas Unggulan Banua, Disdag Kalsel & Bea Cukai Perkuat Sinergi

24 Juni 2026 - 17:24 WIB

Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Pemprov Kalsel Dukung Pengembangan Perdagangan Karbon

23 Juni 2026 - 17:59 WIB

Trending di ADVERTORIAL