Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 8 Sep 2026 19:09 WIB

DPKP Kalsel Siapkan Bazar Khusus UMKM Tanpa Pungutan Biaya Lapak


 DPKP Kalsel Siapkan Bazar Khusus UMKM Tanpa Pungutan Biaya Lapak Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel siapkan terobosan untuk memperluas akses pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pangan lokal.

DPKP Kalsel berencana menggelar bazar besar yang secara khusus diperuntukkan bagi UMKM pangan lokal Kalsel. Bazar tersebut nantinya tidak hanya menjadi ruang berjualan, tetapi juga wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk unggulan mereka secara langsung kepada masyarakat.

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, pada Selasa (8/9/2026) mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dan menyusun telaahan untuk merealisasikan kegiatan tersebut.

“Kita akan berkoordinasi dan menaikkan telaahan. Kita akan melaksanakan bazar besar nanti, khusus untuk UMKM. Tidak ada yang lain,” tegasnya.

Menurut Syamsir, pemerintah daerah akan memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dengan menyediakan lokasi berjualan secara gratis. Para pelaku usaha juga tidak akan dikenakan pungutan maupun biaya sewa lapak selama kegiatan berlangsung.

“Tempat nanti kita gratiskan. Sehingga masyarakat yang berkunjung ke tempat itu, belilah hasil UMKM masyarakat Kalimantan Selatan. Tidak boleh ada yang lain, khusus UMKM,” ujarnya.

Syamsir menyebutkan, bazar tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan UMKM pangan lokal. Pemprov Kalsel akan mencari lokasi yang representatif agar kegiatan mampu menarik masyarakat dalam jumlah besar.

“Kita beri kesempatan mereka satu tahun sekali bazar yang besar. Kita cari tempat dan lokasi, kemudian tempat mereka jualan juga gratis, tidak dipungut biaya,” jelasnya.

Ia berharap, fasilitas tersebut dapat menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pemasaran sekaligus memperluas jangkauan konsumen.

Syamsir menegaskan, pemerintah ingin hadir membantu pelaku UMKM tidak hanya melalui program pembinaan, tetapi juga dengan membuka ruang pemasaran yang nyata.

“Kita membantu mereka, lahir dan batin, agar mereka juga paling tidak dalam satu tahun bisa tersenyum,” pungkasnya.

Rencana bazar khusus UMKM pangan lokal ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha pangan lokal sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai dan membeli produk hasil UMKM Banua.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL