Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

EKOBIS · 19 Mei 2025 07:34 WIB

DPRD Banjar Minta PT Baramarta Fokus Bayar Utang: Nanti Dulu Bicara Dividen!


 Wakil Ketua II DPRD Banjar H Akhmad Rizanie Anshari usul kenaikan tunjangan dokter spesialis dan subspesialis. foto-istimewa. Perbesar

Wakil Ketua II DPRD Banjar H Akhmad Rizanie Anshari usul kenaikan tunjangan dokter spesialis dan subspesialis. foto-istimewa.

Riceknews.Id – Wakil Ketua DPRD Banjar, Akhmad Rizanie Anshari, mengigatkan Dirut PT Baramarta, Saidan Pahmi, agar fokus perbaikan perusahaan tanpa perlu berkoar soal dividen.

“Jangan bicara dividen dulu sebelum dapat melunasi utang pajak yang jumlahnya mencapai Rp200 miliar itu,” ujar Rizanie.

Ia mengutarakan, melihat kondisi perusahaan milik daerah saat ini, sangsi utang pajak ratusan miliar itu dapat dilunasi meskipun sampai berganti pimpinan.

Menurutnya, Saidan Pahmi lebih baik fokus melunasi pajak, serta pembenahan perusahaan dan efesiensi anggaran, ketimbang bicara dividen.

“Lakukan efesiensi, kalau perlu tidak usah kasih bantuan proposal yang masuk maupun CSR yang tidak ada manfaatnya untuk daerah secara langsung,” tegas Rizanie.

Ia menambahkan, DPRD Banjar akan selalu mengawasi agar perusahaan ini berjalan sesuai arah yang benar. Tidak lagi ada masalah seperti yang sebelumnya.

Saidan optimis PT Baramarta berikan dividen

Dirut Baramarta, Saidan Pahmi. Foto-Hendra/Riceknews

Sebelumnya, Dirut PT Baramarta Saidan Pahmi berujar ingin menjadikan BUMD di bidang batu bara ini sebagai tulang punggung pendapatan daerah Kabupaten Banjar.

“Saya optimis nanti perusahaan ini dapat memberikan dividen,” ucap Saidan tanpa merincikan, beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Meski demikian, Saidan menyadari ada tantangan berat yang dihadapi. Utamanya tunggakan pajak sebesar Rp200 Miliar dan dana cadangan Rp15 Miliar akibat penolakan banding hingga PK di Mahkamah Agung. Selain itu, terdapat pula beban PNBP IPPKH sebesar Rp24 Miliar yang tidak dibayarkan oleh kontraktor sebelumnya.

“Tingginya beban yang ditanggung, bukan berati PT Baramarta tidak berikhtiar untuk memberikan dividen untuk daerah,” tutur Saidan.

Skenario bayar utang

Tambang yang digarap PT Madhani Talatah Nusantara di Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar. Foto-Hendra/Riceknews

Untuk mengatasi masalah ini, PT Baramarta di bawah kepemimpinan Saidan Pahmi akan menerapkan beberapa skenario pembayaran, termasuk mencadangkan sebagian pendapatan produksi dari PT Madhani Talatah Nusantara (MTN) sebesar Rp20.000 per metrik ton dan kontrak baru lainnya.

Juga berencana mencicil tunggakan pajak serta menaikkan margin produksi sekitar Rp80.000 per meter (dengan penyesuaian berdasarkan Stripping Ratio dan topografi).

“Kenaikan margin sebenarnya bervariasi karena tergantung Stripping Ratio (SR), dan topografinya. Sebab, semakin tinggi rasio pengupasan, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan,” tuturnya.

Saat ini, PT Baramarta memiliki lima kontraktor yang melakukan eksploitasi batubara, yakni PT Tarungin Membangun, PT Plaosan Jaya Mandiri, PT Harapan Rahmat Mulia, PT GDH Korporindo Utama, dan PT MTN.

“Konsep BUMD yang dibentuk berupa PT. Artinya berorientasi pada profit. Pendapatan PT Baramarta hanya dipengaruhi dua hal: jumlah produksi dan harga jual. Saat ini harga jual sedang anjlok, sehingga harus dilakukan melakukan efisiensi,” ungkap Saidan.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Usai Pencopotan Dadan

3 Juni 2026 - 12:15 WIB

Tembus 3,08 Persen, Inflasi Tahunan Mei 2026 Didominasi Kenaikan Harga Pangan

2 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jadi Korban Begal Payudara, Santriwati di Martapura Alami Trauma Berat

2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Tegaskan Pancasila Pedoman Membangun Bangsa, Tak Hanya Sekadar Slogan

1 Juni 2026 - 20:26 WIB

Jaga Industri Penerbangan Domestik, Pertamina Turunkan Harga Avtur

1 Juni 2026 - 20:04 WIB

Purbaya Sebut Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

1 Juni 2026 - 19:59 WIB

Trending di EKOBIS