Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

ADVERTORIAL · 21 Okt 2026 20:34 WIB

Drone Bantu Petakan Tiga Titik Api Karhutla di Blok Merah Banjarbaru


 Drone Bantu Petakan Tiga Titik Api Karhutla di Blok Merah Banjarbaru Perbesar

Ricek.ID – Pemanfaatan teknologi drone menjadi bagian penting dalam strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Blok Merah, Gubernur Syarkawi. Teknologi ini digunakan untuk mengidentifikasi posisi titik api sekaligus membantu menentukan strategi pemadaman yang tepat.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalsel, Endarto, di Banjarbaru pada Rabu (21/10/2026) mengatakan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan, terdapat tiga titik api di dalam kawasan Blok Merah yang menjadi tanggung jawab tim gabungan untuk dituntaskan.

“Tiap pagi biasanya drone kami terbangkan terlebih dahulu untuk mengetahui posisi yang tepat bagi tim dalam melakukan pemadaman,” ujarnya.

Endarto menjelaskan, titik kebakaran berada sekitar 650 meter dari Jalan aspal ke arah dalam kawasan. Jarak tersebut menjadi tantangan bagi petugas karena kondisi di lapangan tidak seluruhnya dapat terlihat dari lokasi posko.

Karena itu, data drone menjadi acuan awal bagi personel sebelum bergerak menuju lokasi. Setelah mencapai area sasaran, petugas dapat memastikan kondisi sebenarnya sekaligus menentukan kebutuhan peralatan dan pasokan air.

Tim gabungan kemudian membagi tugas menjadi beberapa kelompok, yakni tim penyedia pasokan air, tim perintis untuk mendukung akses menuju lokasi, serta tim yang melakukan pemadaman secara langsung.

Pembagian tersebut dilakukan agar operasi lebih terarah dan kebutuhan peralatan, terutama selang serta air, dapat dipenuhi sesuai kondisi titik kebakaran.

Endarto menegaskan, pemantauan tidak hanya berfokus pada titik api yang sudah teridentifikasi, tetapi juga pada munculnya asap atau bara yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran baru.

Dengan pemetaan dan pemantauan secara berkala, pihaknya berharap seluruh titik api di Blok Merah dapat ditangani secara maksimal dan risiko penyebaran kebakaran dapat ditekan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gerakan Pangan Murah di Kotabaru, Minyak Goreng 2 Liter Dijual Rp30 Ribu

22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Raih 83 Medali di Pesonas II 2026, SOIna Kalsel Naik ke Empat Besar Nasional

21 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Optimalisasi Pajak Daerah, Dukcapil Kalsel & Bapenda Perkuat Sinergi Pemanfaatan Data Kependudukan

21 Oktober 2026 - 20:40 WIB

ESDM Kalsel Kejar Target Pemadaman Karhutla Blok Merah dalam Sepekan

21 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Pemprov Kalsel Tekan Inflasi & Harga Sembako Melalui Gerakan Pangan Murah Serentak

21 Oktober 2026 - 20:25 WIB

DPPPA-KB Kalsel Kembangkan Materi Edukasi KB Berbasis Kearifan Budaya Lokal

21 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Trending di ADVERTORIAL