Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

HUKUM · 13 Jan 2023 18:27 WIB

Dugaan Penganiayaan Di Dalam Panti Asuhan


 Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa di Jalan Pangeran Suriansyah Ujung Kelurahan Mentaos Kota Banjarbaru telah ditutup dan dikosongkan. Perbesar

Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa di Jalan Pangeran Suriansyah Ujung Kelurahan Mentaos Kota Banjarbaru telah ditutup dan dikosongkan.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak asuh di Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa, Jalan Pangeran Suriansyah Ujung Kelurahan Mentaos Kota Banjarbaru, tengah didalami Kepolisian Resort Kota Banjarbaru.

Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru AKP Tajudin Noor mengatakan, terlapor dari Panti Asuhan yang dimaksud sudah dilakukan pemeriksaan oleh unit Reskrim Polres Banjarbaru.

“Kasus ini sudah ditangani oleh unit Reskrim, terduga pelaku juga sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan,”ungkap AKP Tajudin Noor,Jumat(13/1/2023).

Lanjutnya, untuk anak asuh terduga korban penganiayaan dalam kasus ini, sudah dilakukan visum dan pembinaan oleh unit Pelayanan Perempuan dan Anak.

“Untuk sementara kita belum bisa menentukan apakah kasus ini masuk dalam tindak pidana atau tidak, masih dalam penyelidikan,”ucapnya.

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan pengelola Griya Yatim Dhuafa, juga dikatakan AKP Tajudin Noor berawal dari informasi warga.

“Informasinya ada salah satu dari anak asuh yang keluar dan menyampaikan ke warga kalau dirinya telah mendapat penganiayaan di dalam Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa,”pungkasnya.

Lurah Mentaos Zulhulaifah saat ditemui di kantornya, Jumat (13/1/2023).

Kesempatan berbeda, Lurah Mentaos Zulhulaifah ditemui di kantornya, mengatakan bahwa Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa sehari sebelumnya telah dilakukan penutupan dan dikosongkan.

“Didampingi DP2KBPMP2A dan Dinas Sosial Kota Banjarbaru, hari ini kita coba berkoordinasi dengan beberapa panti lain yang ada di Banjarbaru untuk bisa menerima anak asuh yang kami keluarkan dari sana,” bebernya.

Zulhulaifah juga menyampaikan, ada enam anak asuh yang diduga menerima penganiayaan di Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa.

“Namun yang ada saat ini hanya ada lima anak, satunya lebih dulu telah dipindahkan oleh pengelola panti. Entah dipindahkan ke mana, sementara kami cari tahu juga informasinya, ada kabar berada di salah satu panti asuhan di kota Banjarbaru ini juga,”tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok & Tevi, Bareskrim Polri Amankan Enam Tersangka

10 September 2026 - 20:25 WIB

Polres Banjar Amankan Polisi Gadungan, Peras Korban hingga Rp2 Juta di Martapura

5 September 2026 - 16:25 WIB

Polres Banjar Ungkap Perampokan Maut di Martapura, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Kalteng

5 September 2026 - 16:18 WIB

Hingga September 2026, Polri Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla

4 September 2026 - 20:57 WIB

LPKSM Borneo Kalimantan Gandeng Pakar Hukum Kaltim Siapkan Paralegal Konsumen Digital

4 September 2026 - 17:53 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Judi Daring Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

3 September 2026 - 20:19 WIB

Trending di HUKUM