Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

DAERAH · 9 Jun 2026 12:30 WIB

Evaluasi Anggaran 2027, Pemprov Kalsel Berfokus pada Program Prioritas & Efisiensi Belanja


 Evaluasi Anggaran 2027, Pemprov Kalsel Berfokus pada Program Prioritas & Efisiensi Belanja Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) akan lakukan evaluasi menyeluruh terhadap program dan kegiatan daerah menjelang penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penurunan pendapatan daerah.

Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, usai mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI secara virtual di Command Center Kalsel, Banjarbaru pada Senin (8/6/2026).

Tantri mengatakan meskipun saat ini kondisi fiskal Pemprov Kalsel masih relatif aman dan tidak menghadapi persoalan serius terkait komposisi belanja pegawai, evaluasi tetap diperlukan untuk menjaga kesehatan APBD di masa mendatang.

“Secara internal tidak ada permasalahan yang mendesak, tetapi kami tetap akan melakukan evaluasi terhadap program-program kegiatan dan belanja daerah, terutama untuk perencanaan tahun 2027,” ujarnya.

Menurut Tantri, proyeksi pendapatan daerah di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan tren yang perlu dicermati. Jika terjadi penurunan pendapatan, maka proporsi belanja pegawai terhadap APBD berpotensi meningkat dan mendekati bahkan melampaui batas yang ditetapkan regulasi.

Untuk itu, Pemprov Kalsel akan melakukan pembahasan lebih lanjut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna menentukan fokus pembangunan yang benar-benar menjadi prioritas.

“Kami akan memfokuskan anggaran pada program-program yang menyentuh akar permasalahan masyarakat dan memberikan manfaat langsung bagi pembangunan daerah,” katanya.

Selain mengevaluasi belanja program, Pemprov Kalsel juga akan melakukan kajian terhadap kebutuhan pegawai dan efektivitas kinerja aparatur dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.

Menurut Tantri, langkah tersebut penting agar setiap anggaran yang dialokasikan mampu memberikan hasil yang optimal serta mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

“Nanti akan kami bahas lebih lanjut bersama tim anggaran mengenai fokus program tahun 2027. Pemerintah daerah harus berhitung secara cermat mengenai apa yang menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan setiap tahun,” jelasnya.

Tantri berharap hasil pembahasan antara pemerintah daerah dan DPR RI terkait berbagai rekomendasi yang telah disampaikan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih fleksibel dan berpihak pada keberlangsungan pembangunan daerah.

“Harapannya pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, baik di Kalimantan Selatan maupun secara nasional, dapat berjalan lebih baik sehingga berbagai permasalahan masyarakat dapat diselesaikan secara lebih efektif,” tutupnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Dukung Pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Pulau Terluar

9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Kota Banjarmasin Raih Penghargaan Indeks Daya Saing Daerah dari BRIN

9 Juni 2026 - 19:24 WIB

Melalui Penilaian Kompetensi ASN, Pemkab Banjar Perkuat Kualitas Pelayanan Publik

9 Juni 2026 - 19:21 WIB

PGSI Kalsel Jadikan Ajang UPI Wrestling Invitation 2026 untuk Asah Mental Tanding Atlet

9 Juni 2026 - 19:18 WIB

Pemprov Kalsel Lepas Kontingen Pesparawi Menuju Ajang Nasional di Manokwari

9 Juni 2026 - 19:15 WIB

Dinas ESDM Kalsel Sampaikan Permohonan Maaf & Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi Perizinan Pertambangan

9 Juni 2026 - 19:03 WIB

Trending di DAERAH