Ricek.ID – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh jajaran Tim Penggerak PKK untuk mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pembangunan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang digelar di Banjarbaru pada Kamis (30/7/2026), dihadiri Gubernur Kalsel Muhidin, unsur Forkopimda, kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Kalsel, organisasi wanita, serta sejumlah pejabat lainnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Fathul Jannah Muhidin, mengatakan peringatan HKG PKK yang diperingati setiap 4 Maret merupakan momentum untuk meneguhkan komitmen seluruh kader PKK dari tingkat pusat hingga desa dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK sekaligus mendukung kebijakan pembangunan pemerintah pusat maupun daerah.
“Pada peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 ini kita mengangkat tema ‘Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045’. Melalui penguatan tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Fathul Jannah menambahkan peringatan HKG tahun ini juga dirangkaikan dengan Rapat Konsultasi PKK Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 yang menjadi forum untuk menyamakan langkah, memperkuat koordinasi, serta merumuskan arah dan strategi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK agar semakin efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, HKG PKK tidak hanya menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian, tetapi juga momentum memperkuat peran PKK dalam pembangunan berbasis keluarga. Seluruh program yang dijalankan harus kembali pada esensi gerakan PKK, yakni memberdayakan keluarga sebagai titik awal pembangunan bangsa.
“Melalui penguatan 10 Program Pokok PKK dan pelaksanaan Asta Cita secara konsisten, kami yakin kontribusi PKK akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara itu Gubernur Kalsel Muhidin menegaskan pentingnya sinergi antara Tim Penggerak PKK dengan perangkat daerah. Ia meminta seluruh SKPD yang memiliki program dan anggaran terkait PKK untuk menyusun kegiatan secara bersama-sama, bukan berjalan sendiri-sendiri.
“PKK adalah mitra kerja pemerintah. Ada sepuluh SKPD yang menganggarkan kegiatan PKK. Saya minta seluruh program disusun bersama PKK, jangan SKPD membuat program sendiri tanpa melibatkan PKK. Sinergi ini harus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Muhidin juga mendorong agar PKK lebih aktif turun ke lapangan bersama SKPD dalam melaksanakan berbagai program prioritas pemerintah, seperti percepatan penanganan stunting, perlindungan anak, penguatan Posyandu, hingga pengendalian inflasi melalui kegiatan di pasar-pasar dan daerah yang membutuhkan perhatian.
“PKK harus hadir di tengah masyarakat. Turun langsung ke daerah bersama SKPD untuk menyukseskan berbagai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026.
Sumber : MC Kalsel













