Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Kab. Kotabaru · 1 Sep 2024 19:26 WIB

Festival Katir Race dan Malasuang Manu 2024, Wujud Pelestarian Budaya di Kotabaru


 Festival Katir Race dan Malasuang Manu 2024, Wujud Pelestarian Budaya di Kotabaru Perbesar

Festival Katir Race dan Malasuang Manu 2024 di Desa Teluk Aru Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, Kalsel dibuka, Minggu (1/9/2024).

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kotabaru H Minggu Basuki mewakili Bupati Sayed Jafar hadir sekaligus membuka Festival.

Festival Malasuang Manu sejak tahun 2003 menjadi agenda tahunan Pemkab Kotabaru, dan masuk Kalender Event Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Disparpora) Kotabaru.

Malasuang Manu merupakan wujud rasa syukur Suku Mandar yang kesehariannya sebagai nelayan. Di mana acara Adat Malasuang Manu adalah budaya adat kearifan lokal dengan melepas sepasang ayam jantan dan betina di pantai Teluk Aru atau ke Pulau Cinta yang terus dilaksanakan secara turun temurun.

Dalam kegiatan ini Suku Mandar memiliki atraksi Budaya Adat  yaitu menampilkan lomba Katir Race yang merupakan kolaborasi empat desa di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan. Yaitu Desa Teluk Aru, Desa Kerasian, Desa Kerayaan dan Desa Keramputan.

Katir Race adalah sebuah perahu khas orang mandar yang fungsinya untuk mencari ikan dan sebagai alat transportasi.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kotabaru H Minggu Basuki  membacakan sambutan Bupati Kotabaru sekaligus  membuka kegiatan tersebut menyampaikan, Festival Katir Race dan Malasuang Manu 2024 sebagai wujud dan komitmen bersama dalam upaya memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Kotabaru.

“Melalui Festival ini kita dapat menyaksikan tradisi adat istiadat dan seni budaya sebagai kekayaan yang harus kita syukuri. Diharapkan menjadi ajang untuk memperkuat solidaritas dan kerjasama antar masyarakat, pemerintah dan pelaku pariwisata dalam memajukan pariwisata Kotabaru, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya serta memperkaya pengalaman wisatawan yang datang ke Kabupaten Kotabaru,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki.

“Budaya kita adalah identitas kita dan dengan menjaga warisan budaya, kita juga turut menjaga jati diri dan keragamaan yang menjadi kekuatan kita sebagai bangsa,” tuturnya.

Disamping itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kotabaru Sonny Tua Halomoan, menjelaskan event ini sebagai salah satu ujud usaha menggalakkan promosi wisata melalui budaya sebagai warisan para pendahulu.

“Tentu saja sebagai ucapan rasa syukur kepada sang pencipta namum juga sebagai pelestarian nilai-nilai budaya itu sendiri bagi generasi penerus kita. Katir Race sendiri dulunya sebagai sarana mencari ikan dan alat transportasi, kini telah menjadi sport tourism. Dan perlu diketahui, Katir Race di Kalimantan Selatan hanya ada di Kotabaru,” jelasnya.

Di sisi lain, Sonny juga mengajak seluruh pengunjung meluangkan waktu sejenak untuk membersihkan pantai Teluk Aru dan sekitarnya untuk menumbuhkan Sapta Pesona.

“Guna menarik minat wisatawan berkunjung ke suatu daerah, sangat penting untuk menciptakan kondisi sapta pesona, yang terdiri dari tujuh unsur yaitu aman, tertib, bersih, sehat, indah, ramah tamah dan kenangan. Jadi wisatawan baik lokal, maupun mancanegara yang ke Teluk Aru harus bisa merasakan bagaimana Teluk Aru itu indah dan bersih,” ungkapnya.

Kegiatan Festival Katir Race dan Malasuang Manu juga dihibur dengan penampilan artis. Di antaranya Ical Majene Pemenang D’Academy 3, Iva Lola eks Trio Macan dan Andin Mayora serta artis lokal lainnya.

Selain itu, juga dilaksanakan pembagian tropy, piala dari beberapa lomba seperti,  volly ball match, drag racing pantai, layang-layang, gasing, balogo, majeka, takrau dan makatau.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tour Wisata Sahabat SJA di Kotabaru: 600 Peserta Jelajahi Pesona Wisata, Dorong Kotabaru Jadi Destinasi Unggulan Kalsel

12 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Perkuat Birokrasi, Pemkab Kotabaru Kembali Lantik Pejabat Administrator & Pengawas

11 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Turnamen Minisoccer HUT RI Ke-81 Antar Instansi di Kotabaru Pererat Kebersamaan

11 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Lanjutkan Masa Bakti 2021–2027, Bupati Kotabaru Lantik Asrul Jadi Kepala Desa Kalian

10 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Pemkab Kotabaru Apresiasi Dishub Sukses Gelar HubFest 2026

9 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar HAN 2026, Dorong Partisipasi & Kreativitas Anak

8 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Trending di ADVERTORIAL