Menu

Mode Gelap
KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

ADVERTORIAL · 9 Jul 2026 05:13 WIB

Habitat Situs Batu Gamping Batu Laki Masih Terjaga, Badan Pengelola Geopark Meratus Temukan Kadal Terbang


 Habitat Situs Batu Gamping Batu Laki Masih Terjaga, Badan Pengelola Geopark Meratus Temukan Kadal Terbang Perbesar

Ricek.ID – Monitoring yang dilaksanakan Badan Pengelola Meratus UNESCO Global Geopark di Situs Batu Gamping Batu Laki, Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada Selasa (7/7/2026) menghasilkan temuan penting berupa keberadaan kadal terbang (Draco cornutus), salah satu satwa arboreal endemik Pulau Kalimantan yang menjadi indikator masih terjaganya kualitas habitat alami di kawasan tersebut.

Temuan ini diperoleh saat tim melakukan pengamatan lapangan sebagai bagian dari kegiatan monitoring yang bertujuan mendokumentasikan kondisi situs, potensi geologi, serta kekayaan keanekaragaman hayati yang terdapat di kawasan Batu Gamping Batu Laki.

Biologist Badan Pengelola Meratus UNESCO Global Geopark, Ramadhan Jayusman, menjelaskan Draco cornutus merupakan spesies kadal yang memiliki selaput kulit (patagium) di kedua sisi tubuhnya. Selaput tersebut berfungsi sebagai alat untuk meluncur dari satu pohon ke pohon lainnya sehingga satwa ini dikenal dengan sebutan kadal terbang atau naga terbang.

“Keberadaan Draco cornutus menjadi salah satu indikator bahwa ekosistem di kawasan Batu Gamping Batu Laki masih berada dalam kondisi yang baik. Satwa ini sangat bergantung pada tutupan vegetasi yang terjaga, sehingga keberadaannya menunjukkan bahwa habitat alami di kawasan ini masih mampu mendukung kehidupan berbagai jenis fauna khas Kalimantan,” ujarnya di Banjarbaru pada Rabu (8/7/2026).

Jayusman menambahkan hasil monitoring tersebut akan menjadi bagian dari inventarisasi keanekaragaman hayati Geopark Meratus yang dapat dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam upaya konservasi, penelitian, maupun pengembangan edukasi lingkungan.

“Geopark tidak hanya berbicara mengenai warisan geologi, tetapi juga mencakup keanekaragaman hayati dan budaya yang saling berkaitan. Karena itu, setiap temuan seperti ini memiliki nilai penting untuk memperkuat upaya pelestarian sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kekayaan alam yang dimiliki Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Pengalaman menarik juga dirasakan oleh anggota tim Bidang Publikasi Badan Pengelola Meratus UNESCO Global Geopark, Andre Fredly, yang untuk pertama kalinya menyaksikan secara langsung keberadaan kadal terbang di habitat alaminya.

“Saya sempat mengira satwa tersebut hanyalah kadal biasa yang berada di batang pohon. Namun ketika ia membuka selaput di sisi tubuhnya lalu meluncur ke pohon lain, saya benar-benar terkejut. Pengalaman ini memberikan kesan tersendiri sekaligus membuka wawasan saya mengenai kekayaan fauna yang ada di kawasan Geopark Meratus,” ungkapnya.

Menurut Andre, pengalaman tersebut menjadi pengingat setiap kegiatan monitoring tidak hanya menghasilkan data teknis, tetapi juga menghadirkan pengalaman lapangan yang memperlihatkan secara langsung pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Temuan Draco cornutus semakin memperkuat nilai penting Situs Batu Gamping Batu Laki sebagai kawasan yang tidak hanya memiliki kekayaan geologi, sejarah, dan budaya, tetapi juga berperan sebagai habitat berbagai flora dan fauna khas Kalimantan.

Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, Badan Pengelola Meratus UNESCO Global Geopark berharap berbagai potensi kawasan dapat terdokumentasi dengan baik sebagai dasar pengelolaan geopark yang berkelanjutan serta mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan warisan alam yang dimiliki Kalimantan Selatan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Sampaikan Duka atas KM Virgo Transport 8

13 September 2026 - 17:51 WIB

Tinjau Lahan Kahutla, Wagub Kalsel Turun Langsung Lakukan Pemadaman

12 September 2026 - 14:48 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Tanah Laut Berganti, Kapolres Tekankan Loyalitas dan Soliditas

12 September 2026 - 13:32 WIB

Peserta SESPIMTI Polri Gali Penanganan Karhutla di Tanah Laut

12 September 2026 - 11:58 WIB

Wapres Minta Kepala Daerah Aktif Turun ke Lapangan Tangani Karhutla

11 September 2026 - 04:40 WIB

Wapres RI Tekankan Perlindungan Anak dari Dampak Asap Karhutla

11 September 2026 - 04:38 WIB

Trending di ADVERTORIAL