Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

EKOBIS · 13 Jan 2025 14:19 WIB

Harga Cabai di Martapura Masih ‘Pedas’


 Harga Cabai di Martapura Masih ‘Pedas’ Perbesar

Riceknews.id – Harga cabai di Pasar Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, masih ‘pedas’ pasca-pergantian tahun 2024 – 2025.

“Cabai Rawit dari Rp 50 ribu sekarang Rp 90 ribu perkilo,” kata Ahmad Dailami, pedagang cabai di pasar Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (11/1/2025).

Dailami mengungkapkan, hal ini terjadi saat pergantian tahun sebelumnya dan kini harga cabai masih stagnan.

“Saat pergantian tahun, cabai keriting dari Rp 30 ribu menjadi Rp 60 ribu, hijau dari Rp 20 ribu menjadi Rp 45 ribu, merah dari Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu, dan Tiyung dari Rp 45 ribu menjadi Rp 85 ribu perkilo,” ungkap Dailami.

Di sisi lain, Kasi Pengendalian Bahan Pokok Penting (Bapokting) Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Banjar, Elok Yuli Suriyanti membenarkan bahwa harga cabai kini masih tinggi.

“Iya untuk harga cabai masih tinggi, di Jawa aja juga mahal,” benar Elok, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Senin (13/1/2025).

Elok mengatakan, data harga cabai hari ini dari mereka, cabai merah berkisar Rp 70 ribu dan rawit Rp 90 ribu perkilo.

“Perkiraan apakah harga cabai ke depan ini turun atau tidak, kami masih belum tahu. Walau cabai mahal, masyarakat tetap membelinya karena cabai salah satu bagian bahan pokok. Apalagi bagi penyuka pedas,” ujar Elok.

Kemudian ia menganjurkan kepada masyarakat di Kabupaten Banjar saat ini, agar dapat menanam cabai secara mandiri di lingkungan sekitar rumah.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga & Dukcapil Perkuat Ketepatan Subsidi Energi

12 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Finalisasi Perpres Ekosistem Transportasi Digital, Pengemudi Ojol Akan Berstatus Pelaku Usaha Mikro

11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Gubernur Kalsel Tinjau Pasar Tradisional HST, Harga Sejumlah Komoditas Bahan Pokok Naik Jelang Maulid

11 Agustus 2026 - 19:24 WIB

OJK Jadikan Penguatan Pasar Modal Indonesia Sebagai Prioritas Utama

11 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Investasi di Kabupaten Banjar Banjar Lampaui Target, Tiga Sektor Unggulan Jadi Pendorong Utama

11 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Gubernur BI Definitif Kosong, Presiden Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal

10 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Trending di EKOBIS