Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 14 Jul 2026 18:49 WIB

Hasil Ubinan di Lahan Oplah Kelurahan Gambut Menggembirakan, Jadi Bukti Efektivitas Produktivitas Padi


 Hasil Ubinan di Lahan Oplah Kelurahan Gambut Menggembirakan, Jadi Bukti Efektivitas Produktivitas Padi Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar bersinergi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gambut gelar panen dan ubinan bersama di lahan lokus Optimalisasi Lahan (Oplah) Brigade Pangan Gambut Putra di hamparan lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Berkat Mufakat Mutiara, Kelurahan Gambut pada Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan ubinan ini dilakukan sebagai langkah ilmiah yang sederhana untuk memprediksi perkiraan hasil produktivitas padi per hektare di wilayah Kelurahan Gambut. Melalui sinergi instansi terkait, dan para petani lokal, program Oplah diharapkan dapat terus mendongkrak capaian sektor pertanian demi memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan dihadiri Pj Swasembada Pangan Kalimantan Selatan Freddy, Kepala Distan Kabupaten Banjar, Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Ketua Kelompok Substansi Kalimantan Selatan, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Banjar, Anggota DPRD Kabupaten Banjar Helda, Camat Gambut Ramdani, Lurah Gambut, Koordinator Penyuluh serta PPL Gambut, anggota kelompok tani.

Sinergi kuat antara dinas terkait, penyuluh, dan kelompok tani menjadi kunci sukses pelaksanaan program prioritas Kementerian Pertanian di Kabupaten Banjar, khususnya dalam mengawal program Oplah.

Dalam agenda panen raya tersebut, Kepala Distan Kabupaten Banjar Warsita berikan apresiasi kepada jajaran penggerak di lapangan, termasuk Korbal Gambut, hingga Brigade Pangan Gambut Putra yang dinilai konsisten menjaga semangat kolaborasi.

“Kerja sama ini terbukti dalam menggerakkan program besar sektor pertanian di daerah yang tidak mungkin bisa berjalan sendiri-sendiri” ujarnya.

“Tantangan terbesar saat ini adalah mengubah pola pikir masyarakat, mengingat baru sekitar 20 persen lahan yang menerapkan indeks pertanaman dua kali setahun (IP 200). Melalui sentuhan mekanisasi dan program pertanian modern dari Kementerian. Program percontohan tersebut diharapkan tidak hanya mengedukasi petani setempat, tetapi juga menjadi motor penggerak utama intensifikasi padi di masa depan,” tambah Warsita.

Dari hasil ubinan, varietas padi Siam Rukut mencatatkan angka yang menggembirakan, yakni mencapai 3,3 kilogram untuk sampel ukuran 2,5 x 2,5 meter. Angka ini setara dengan potensi produktivitas sebesar 5,5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare sebuah capaian yang membuktikan efektivitas program Oplah di lahan Gambut.

Di sela-sela diskusi, ruang dialog yang hangat dimanfaatkan oleh para petani untuk menyampaikan aspirasi mereka. Salah satu anggota kelompok tani, Suryani, mengungkapkan harapan besar agar para petani di lapangan diberikan kemudahan akses dalam memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi guna mendukung operasional alat mesin pertanian modern.

Sementara itu Camat Gambut, Ramdani, menyampaikan apresiasi kepada para petani Kelompok Tani Berkat Mufakat Mutiara beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mendukung keberhasilan program optimalisasi lahan di Kecamatan Gambut.

“Keberhasilan panen di lahan lokus Oplah ini merupakan bukti bahwa dengan pendampingan yang tepat dan kerja sama yang baik, potensi pertanian di Kecamatan Gambut dapat dioptimalkan untuk menopang ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Ramdani menambahkan setelah proses panen selesai, lahan akan segera diolah kembali untuk memasuki musim tanam berikutnya menggunakan varietas padi IR (International Rice). Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan indeks pertanaman sehingga produktivitas lahan dapat terus ditingkatkan.

“Target kami, intensitas panen dapat meningkat menjadi minimal dua kali dalam setahun sehingga kontribusi Kecamatan Gambut terhadap ketahanan pangan Kabupaten Banjar maupun Kalimantan Selatan semakin besar,” tegasnya.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

100 Pelaku Usaha di Kota Banjarmasin Ikuti Sosialisasi Izin Edar Produk IKM 2026

15 Juli 2026 - 05:13 WIB

Perkuat Pengamanan BMD, Pemko & Kejari Banjarmasin Lakukan Pendampingan Hukum

15 Juli 2026 - 05:10 WIB

Polda Kalsel Akan Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Diskominfo Kalsel Siap Berikan Dukungan

14 Juli 2026 - 19:19 WIB

Persiapan Hadapi MTQ Nasional, LPTQ Kalsel Gelar Training Center Tahap Pertama Mulai 17 Juli

14 Juli 2026 - 19:16 WIB

BBPOM di Banjarbaru Rampungkan Pelaksanaan Vaksinasi HPV, Ratusan Perempuan Terlindungi dari Risiko Kanker Serviks

14 Juli 2026 - 19:13 WIB

Kunjungi SMK Farmasi Mandiri Banjarmasin, Wali Kota Banjarmasin Buka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

14 Juli 2026 - 19:10 WIB

Trending di Banjarmasin