Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

INTERNASIONAL · 7 Jul 2026 17:43 WIB

Indonesia Akan Kirim Menlu & Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei


 Indonesia Akan Kirim Menlu & Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Indonesia mengubah rencana kehadiran dalam prosesi penghormatan mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan menghadiri langsung upacara pemakaman di Teheran yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026.

“Kami berencana akan hadir. Rencananya yang akan berangkat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia bersama dengan Ketua MPR RI,” kata menlu melalui keterangan resmi pada Senin (6/7/2026).

Menlu mengatakan semula Indonesia berencana diwakili Duta Besar RI di Teheran setelah menerima undangan dari Pemerintah Republik Islam Iran.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan padatnya agenda kenegaraan di dalam negeri, termasuk persiapan menerima kunjungan sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan serta kesibukan pejabat tinggi yang tidak memungkinkan berangkat ke Iran.

“Dengan berbagai pertimbangan teknis, karena pada saat itu juga kita melakukan persiapan kunjungan-kunjungan kenegaraan di Indonesia dan beberapa pejabat kunci juga memiliki kesibukan yang tidak memungkinkan untuk ke sana,” ujar Sugiono.

Namun, pada 2 Juli 2026 pemerintah menerima konfirmasi baru dari otoritas Iran bahwa hanya pejabat dengan tingkat jabatan di atas duta besar yang diperkenankan menghadiri prosesi penghormatan tersebut.

Karena pemberitahuan itu diterima dalam waktu yang sangat terbatas, Indonesia tidak sempat mengirimkan pengganti dari Jakarta.

Setelah itu, pemerintah langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Iran agar tetap dapat mengirim delegasi resmi dari Jakarta untuk menghadiri rangkaian pemakaman pada 9 Juli.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan waktu dan lokasi yang dapat dihadiri delegasi Indonesia di tengah padatnya rangkaian penghormatan kepada Ayatollah Khamenei.

“Kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Seperti kita ketahui juga bahwa ada proses yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran,” kata Sugiono.

Menurut Menlu, pembahasan dengan Pemerintah Iran kini lebih banyak menyangkut aspek teknis dan logistik.

Besarnya antusiasme masyarakat Iran yang memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Khamenei membuat pemerintah setempat masih mengatur titik penerimaan bagi tamu-tamu kenegaraan.

“Karena penghormatan terhadap beliau sangat besar, kemudian massa juga sangat besar di sana, pihak Iran masih mencoba mencari titik atau lokasi untuk menerima kunjungan ini,” ujarnya.

Apabila koordinasi tersebut rampung, Sugiono dan Ahmad Muzani akan menjadi utusan resmi Presiden RI Prabowo Subianto dalam upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran.

Keputusan itu sekaligus mengubah rencana awal pemerintah yang hanya akan diwakili oleh Duta Besar RI di Iran.

Rangkaian acara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei telah dimulai sejak Jumat (3/7/2026) dengan jenazah disemayamkan di Grand Mosalla Teheran.

Prosesi dilanjutkan ke Kota Qom pada Selasa (7/7/2026), kemudian ke Baghdad, Najaf, dan Karbala di Irak pada Rabu (8/7/2026), sebelum akhirnya dimakamkan di kampung halaman almarhum, Mashhad, pada Kamis (9/7/2026).

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kerugian Korban Capai Rp116,7 Miliar, Satgas Haji & Umrah Polri Tetapkan 32 Tersangka

7 Juli 2026 - 17:51 WIB

Mendagri Targetkan 400 Ribu Rumah Tak Layak Huni Jadi Sasaran Program BSPS

7 Juli 2026 - 17:47 WIB

Presiden Prabowo & PM Wong Sepakati 26 Dokumen Kerja Sama Indonesia & Singapura

7 Juli 2026 - 06:19 WIB

Berpartisipasi di INNOPROM 2026, Indonesia Tawarkan Kemudahan Berinvestasi bagi Pelaku Industri Eurasia

7 Juli 2026 - 06:16 WIB

Silaturahmi Kebangsaan di Kraton Majapahit, Hendropriyono Ajak Gus Nafik & Sultan Banjar Menyelami Sejarah Nusantara

6 Juli 2026 - 22:50 WIB

Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Produksi Vape Ganja Beromzet Rp360 Miliar

6 Juli 2026 - 18:09 WIB

Trending di HUKUM