Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

NASIONAL · 7 Jul 2026 17:47 WIB

Mendagri Targetkan 400 Ribu Rumah Tak Layak Huni Jadi Sasaran Program BSPS


 Mendagri Targetkan 400 Ribu Rumah Tak Layak Huni Jadi Sasaran Program BSPS Perbesar

Ricek.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan tahun ini pemerintah menargetkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menyasar 400.000 rumah tidak layak huni.

Hal tersebut disampaikannya usai rapat bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pusat Statitsik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta pada Senin (6/7/2026).

“Kita mengoordinasikan daerah-daerah untuk memberikan usulan-usulan by name, by address, dan setelah itu nanti akan diverifikasi dengan data dari BPS (Badan Pusat Statistik),” kata Tito.

Selain BPS, usulan tersebut juga akan dicek oleh jajaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) selaku pihak yang memahami detail kriteria rumah yang layak mendapat bantuan.

Mekanisme serupa juga berlaku bagi usulan bedah rumah di daerah perbatasan. Ia menegaskan, pemerintah menargetkan program tersebut menyasar 15.000 rumah tidak layak huni di daerah perbatasan.

“Sudah ada usulan lebih kurang 36 ribu (dari daerah perbatasan) dan sekarang dalam proses untuk diverifikasi, validasi oleh BPS dan nanti Kementerian PKP sama-sama bergerak (mengecek),” jelasnya.

Tito menyatakan untuk mempercepat capaian target BSPS, Kemendagri bersama Kementerian PKP dan BPS akan menggelar rapat koordinasi lanjutan. Rapat tersebut akan melibatkan seluruh kepala daerah, perangkat daerah yang membidangi permukiman, inspektorat daerah, serta jajaran BPS kabupaten/kota.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat proses validasi data sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program.

“Supaya nanti paralel semuanya bergerak untuk percepat target 400 ribu rumah yang dibedah,” katanya.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kerugian Korban Capai Rp116,7 Miliar, Satgas Haji & Umrah Polri Tetapkan 32 Tersangka

7 Juli 2026 - 17:51 WIB

Indonesia Akan Kirim Menlu & Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei

7 Juli 2026 - 17:43 WIB

Presiden Prabowo & PM Wong Sepakati 26 Dokumen Kerja Sama Indonesia & Singapura

7 Juli 2026 - 06:19 WIB

Berpartisipasi di INNOPROM 2026, Indonesia Tawarkan Kemudahan Berinvestasi bagi Pelaku Industri Eurasia

7 Juli 2026 - 06:16 WIB

Silaturahmi Kebangsaan di Kraton Majapahit, Hendropriyono Ajak Gus Nafik & Sultan Banjar Menyelami Sejarah Nusantara

6 Juli 2026 - 22:50 WIB

Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Produksi Vape Ganja Beromzet Rp360 Miliar

6 Juli 2026 - 18:09 WIB

Trending di HUKUM