Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

NASIONAL · 30 Mei 2026 20:39 WIB

Indonesia Bagian Timur Diminta Waspada, Siklon Tropis Jangmi Bisa Picu Potensi Hujan Lebat


 Indonesia Bagian Timur Diminta Waspada, Siklon Tropis Jangmi Bisa Picu Potensi Hujan Lebat Perbesar

Ricek.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ingatkan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur untuk mewaspadai potensi hujan dalam sepekan ke depan. Hal ini diakibatkan pengaruh dinamika atmosfer, termasuk kemunculan Siklon Tropis Jangmi di sekitar Laut Filipina yang berdampak pada peningkatan potensi hujan.

Prakirawan BMKG, Dendy Rona Purnama, dalam InfoBMKG pada Jumat (29/5/2026) menjelaskan, berdasarkan analisis atmosfer terkini, sekitar 20,1 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Namun, sebagian wilayah lainnya masih berada pada masa peralihan musim yang ditandai dengan tingginya potensi hujan.

“Pada periode 25 hingga 27 Mei 2026 masih tercatat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah, terutama Indonesia bagian utara,” ujarnya.

Data observasi BMKG menunjukkan curah hujan tertinggi terjadi di wilayah Maluku mencapai 91,5 mm, disusul Maluku Utara 78,8 mm, Kalimantan Barat 71 mm, Sulawesi Selatan 68 mm, dan Sulawesi Utara 62 mm.

BMKG menjelaskan, kondisi cuaca saat ini dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer. Selain Siklon Tropis Jangmi, terdapat aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial yang diprediksi masih aktif bergerak ke arah barat dan memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatra bagian utara dan Kalimantan bagian utara.

Siklon Tropis Jangmi yang berada di sekitar Laut Filipina atau sebelah utara Papua juga memicu terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan daerah pertemuan angin (konfluensi) yang memanjang dari Samudra Pasifik utara Maluku Utara hingga utara Papua.

Selain itu, BMKG mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi siklonik di sekitar Laut Cina Selatan yang dapat membentuk daerah konvergensi dan konfluensi hingga wilayah Kepulauan Natuna. Kondisi tersebut diperkirakan semakin mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia bagian utara.

Untuk periode 29 hingga 31 Mei 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga hujan lebat. BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di wilayah Aceh, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua Barat Daya.

Sementara itu, pada periode 1 hingga 4 Juni 2026, potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di Papua Pegunungan dengan kategori peringatan dini siaga.

Potensi angin kencang juga diperkirakan melanda Aceh, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem.

Masyarakat juga diminta rutin memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini resmi melalui BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial resmi @infoBMKG.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pimpin Ratas, Presiden Prabowo Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

2 November 2026 - 19:38 WIB

Neraca Perdagangan Indonesia September 2026 Masih Surplus USD3,36 Miliar

2 November 2026 - 19:36 WIB

Kapolri Dorong Penelusuran Aset Kejahatan Digital

2 November 2026 - 19:34 WIB

Dugaan Pelanggaran Kehutanan, Menhut Segel Tumpukan Kayu, Dua Truk & Ekskavator

2 November 2026 - 19:32 WIB

Penanganan Kasus Karhutla, Bareskrim Polri Tetapkan 245 Tersangka Perorangan & 20 Korporasi

1 November 2026 - 19:48 WIB

Kemnaker Terbitkan Permenaker BSU 2026, Ini Syarat Penerima & Besaran Bantuan Rp900 Ribu

1 November 2026 - 19:46 WIB

Trending di EKOBIS