Menu

Mode Gelap
Karhutla di Cindai Alus Martapura, Kabel Listrik Putus Hambat Pemadaman MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

NASIONAL · 6 Mei 2026 19:51 WIB

Indonesia-Laos Perkuat Kemitraan Tangani Kejahatan Penipuan Daring & TPPO


 Indonesia-Laos Perkuat Kemitraan Tangani Kejahatan Penipuan Daring & TPPO Perbesar

Ricek.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Sugiono terima kunjungan kerja Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Republik Laos, Thongsavan Phomvihane, di Jakarta pada Senin (4/5/2026).

Pertemuan bilateral itu difokuskan pada penguatan kemitraan strategis di berbagai sektor utama menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2027.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri sepakat untuk memanfaatkan momentum hari jadi hubungan diplomatik sebagai pijakan memperkokoh pilar politik, ekonomi, hingga hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact).

Salah satu hasil konkret yang dicapai adalah kesepakatan untuk mengaktifkan kembali mekanisme Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) sebagai platform utama implementasi kerja sama.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan kedua negara baik di bidang politik, ekonomi, maupun people-to-people contact,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangan tertulisnya.

Di sektor keamanan, kedua negara menyoroti tantangan serius terkait maraknya kejahatan lintas negara, khususnya penipuan daring, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI).

Menlu Sugiono menekankan perlunya implementasi kerangka kerja sama keamanan yang efektif demi menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Beralih ke sektor ekonomi, Indonesia secara khusus mendorong kerja sama strategis di bidang potash (kalium karbonat) sebagai bahan baku utama pupuk.

Kerja sama itu dinilai potensial menjadi proyek unggulan yang mendukung ketahanan pangan nasional maupun regional.

Selain itu, kedua pihak juga membahas peningkatan investasi, konektivitas, dan pariwisata sebagai mesin pertumbuhan ekonomi.

“Indonesia juga mendukung upaya Laos dalam penguatan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif,” ujar Sugiono.

Kedua menteri juga menekankan pentingnya kesamaan nilai dan warisan budaya untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.

Hal itu direncanakan akan diwujudkan melalui penguatan sektor pendidikan serta program pertukaran pemuda dan budaya secara berkelanjutan.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemendukbangga Ungkap Tantangan Bonus Demografi & Penurunan Stunting Dihadapan DPR RI

16 September 2026 - 20:14 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat untuk Penyandang Disabilitas

16 September 2026 - 20:12 WIB

Sampaikan Duka atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Presiden Prabowo Pastikan Investigasi Dituntaskan

16 September 2026 - 19:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta, Tekankan Pentingnya Pembangunan & Transformasi Bangsa

16 September 2026 - 19:26 WIB

Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

16 September 2026 - 19:22 WIB

Kemenhub Deteksi 72.236 Pelanggaran Angkutan Barang Selama Satu Bulan Penerapan ETLE HUB

16 September 2026 - 19:20 WIB

Trending di NASIONAL