Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DAERAH · 1 Jul 2026 15:28 WIB

Infrastruktur Memprihatinkan, Jalan Rusak di Gomo Ganggu Pendidikan dan Perekonomian


 Potret Ruas Jalan Rusak di Kecamatan Gomo. Foto: Aliasa Telaumbanua Perbesar

Potret Ruas Jalan Rusak di Kecamatan Gomo. Foto: Aliasa Telaumbanua

Nias Selatan- Ruas jalan penghubung antar desa di Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara, masih berada dalam kondisi memprihatinkan. Kerusakan yang terjadi di sepanjang jalur telah berlangsung cukup lama dan kini menjadi persoalan serius karena menghambat mobilitas masyarakat, aktivitas pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian.

Pantauan di lapangan hingga akhir Juni 2026, kerusakan paling parah terdapat pada ruas jalan yang menghubungkan Lawalawa Luo, Desa Tanoniko’o, menuju Desa Damai hingga Desa Umbu Nasi dengan panjang mencapai lebih dari 15 kilometer.

Lapisan aspal yang sebelumnya menutupi badan jalan sebagian besar telah terkelupas. Di sejumlah titik, material pondasi berupa batu-batu besar muncul ke permukaan, sementara lubang dengan berbagai ukuran tersebar di sepanjang jalur. Kondisi tersebut membuat perjalanan menjadi tidak nyaman sekaligus meningkatkan risiko bagi pengguna jalan, terutama saat melintasi tanjakan yang licin dan berlubang.

Pengendara kesulitan saat melintasi tanjakan di tengah kondisi jalan berlubang, Foto: Aliasa Telaumbanua

Bagi masyarakat setempat, jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan sejumlah desa. Setiap hari jalur itu digunakan ribuan warga untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, berdagang, hingga mengantar anak-anak menuju sekolah.

Kerusakan jalan juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar. Yohana Eka Anastasia Telaumbanua, siswi SMA Negeri Gomo, mengaku harus berjalan kaki sekitar sembilan kilometer setiap hari melewati jalan yang rusak untuk berangkat dan pulang sekolah.

“Kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan ini. Selain melelahkan, kerusakan jalan juga menyulitkan kami menjalani aktivitas belajar setiap hari,” ujarnya.

Di sektor perekonomian, kondisi infrastruktur yang rusak turut menghambat distribusi hasil pertanian dan peternakan masyarakat menuju pusat-pusat perdagangan, seperti Telukdalam dan Kota Gunungsitoli. Akibatnya, biaya transportasi meningkat dan waktu tempuh menjadi lebih lama, sehingga berdampak pada aktivitas ekonomi warga.

Sekretaris Desa Tanoniko’o, Yunus Firman Hulu, berharap Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, maupun Pemerintah Pusat segera memberikan perhatian melalui program peningkatan infrastruktur jalan.

Menurutnya, perbaikan akses tersebut menjadi semakin penting mengingat sejumlah desa di Kecamatan Gomo direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan berbagai program prioritas nasional, di antaranya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, akses masyarakat akan semakin lancar, distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih efisien, serta pelaksanaan berbagai program pembangunan di wilayah pedalaman Nias Selatan diharapkan dapat berlangsung secara optimal.

Pewarta: Aliasa Telaumbanua

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Sukses Pangkas & Clearing Gunung Kapur di Jalur Provinsi Kalsel, Satlantas Polres Kotabaru Raih Penghargaan

1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Apel Hari Bhayangkara ke-80 di Siring Laut, Sinergi Polri & Pemkab Kotabaru Perkuat Komitmen Layani Masyarakat

1 Juli 2026 - 15:30 WIB

Sekda Banjarmasin Serahkan Santunan Kematian Kemensos untuk 2 Ahli Waris Korban Kebakaran

1 Juli 2026 - 07:08 WIB

Pemkab Banjar Perkuat Sinergi Pajak Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

1 Juli 2026 - 07:04 WIB

Pemprov Kalsel Proyeksikan Stadion Internasional Banjarbaru Jadi Penggerak Ekonomi Baru

1 Juli 2026 - 07:00 WIB

Dorong UMKM Banua Naik Kelas, Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Dalam Penyaluran KUR

1 Juli 2026 - 06:56 WIB

Trending di ADVERTORIAL