Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

Kab. Kotabaru · 19 Jan 2025 22:30 WIB

Inovasi Lapas Kotabaru Dukung Ketahanan Pangan dan Keterampilan Warga Binaan


 Inovasi Lapas Kotabaru Dukung Ketahanan Pangan dan Keterampilan Warga Binaan Perbesar

Riceknews.Id – Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional serta mengembangkan keterampilan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Kotabaru melanjutkan berbagai program inovatif yang sudah berjalan 2024, sekaligus mempersiapkan langkah besar di 2025.

Hal ini disampaikan Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, Sabtu (19/01/2025). Doni menjelaskan, Lapas memanfaatkan lahan kosong di sekitar pagar untuk menanam berbagai komoditas, seperti kangkung dan selada, dengan menggunakan teknik hidroponik.

Selain itu, Lapas juga mengembangkan budidaya ikan lele dengan jumlah bibit mencapai 2.000 ekor.

“Kami memanfaatkan lahan yang ada untuk mendukung ketahanan pangan. Selain tanaman hortikultura, budidaya ikan juga menjadi salah satu fokus kami,” ujar Doni.

Pada tahun 2025, Lapas Kotabaru akan mengelola lahan seluas 500 hektar di wilayah Bati-Bati, Tanah Laut, untuk penanaman padi. Program ini akan melibatkan sembilan warga binaan yang telah dilatih dalam program ketahanan pangan yang disebut Brigade Pangan.

Namun, Doni mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kondisi lahan yang masih tergenang air.

“Kami berharap proses pengeringan lahan dapat selesai sehingga penanaman bibit padi bisa dimulai pada bulan Maret 2025,” tambahnya.

Selain program ketahanan pangan, Lapas Kotabaru juga memberdayakan warga binaan melalui produksi kerajinan tangan. Berbagai produk seperti gantungan kunci, kain Sasirangan yang diolah menjadi baju, selempang, dan tas telah dihasilkan.

Produk-produk ini nantinya akan dipasarkan dan dipamerkan untuk meningkatkan nilai ekonominya. “Kami ingin warga binaan tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat mereka gunakan saat kembali ke masyarakat,” jelas Doni.

Program-program ini sejalan dengan visi Presiden untuk menciptakan masyarakat yang berdaya dan mandiri, termasuk bagi warga binaan.

Melalui berbagai inisiatif ini, Lapas Kotabaru berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan ketahanan pangan sekaligus memberdayakan sumber daya manusia.

Dengan kombinasi program ketahanan pangan dan pengembangan keterampilan, Lapas Kotabaru menunjukkan komitmennya untuk memberikan dampak positif bagi warga binaan.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Koordinasikan Pengembangan Pelabuhan dengan Balai KSDA Kalsel

22 September 2026 - 14:49 WIB

Media Gathering PT PTK dan PWI Kotabaru Dirangkai Aksi Sosial untuk Warga

22 September 2026 - 13:14 WIB

Tingkatkan Kapasitas & Keterampilan Komunikasi, PT PTK Gelar Pelatihan Jurnalistik

18 September 2026 - 13:35 WIB

Indocement Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Musim Kemarau

14 September 2026 - 17:33 WIB

22 Ketua PAC Hanura se-Kotabaru Dilantik, Sayed Sultan: PAC Ujung Tombak Partai

13 September 2026 - 19:14 WIB

Apel Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Penyerahan Logistik & Deklarasi Damai Di Kecamatan Pulau Sembilan Berjalan Aman & Kondusif

10 September 2026 - 19:05 WIB

Trending di ADVERTORIAL