Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

INTERNASIONAL · 26 Sep 2025 22:59 WIB

Insinyur Muda Kalsel Bicara di Forum Internaional, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan


 Ketua Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Kalimantan Selatan (Kalsel), Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, tampil di podium utama The 4th China-ASEAN Engineers Capacity Enhancement Training Program (BAST) di Beijing, Tiongkok. Foto: MC Kalsel Perbesar

Ketua Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Kalimantan Selatan (Kalsel), Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, tampil di podium utama The 4th China-ASEAN Engineers Capacity Enhancement Training Program (BAST) di Beijing, Tiongkok. Foto: MC Kalsel

Ricek.Id – Ketua Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Kalimantan Selatan (Kalsel), Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, berbicara di kancah internasional. Ia tampil di podium utama The 4th China-ASEAN Engineers Capacity Enhancement Training Program (BAST) di Beijing, Tiongkok, pada 15 September 2025 lalu.

Dalam forum bergengsi yang mempertemukan insinyur muda dari seluruh ASEAN dan Tiongkok, Nanang memaparkan inovasi teknologi dan peluang investasi yang berfokus pada potensi besar Kalimantan Selatan.

Di balik pencapaian membanggakan ini, Nanang tak ragu melontarkan sorotan kritis terhadap kondisi internal daerah. Ia menegaskan, tantangan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur masih menjadi bayangan yang menghadang percepatan pembangunan Kalsel.

“Meski Kalsel kaya potensi, kita butuh kolaborasi dan dukungan berkelanjutan agar inovasi dan teknologi tidak hanya jadi wacana, melainkan solusi nyata bagi masyarakat Banua,” ujar Nanang pada Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, partisipasi di forum internasional yang digagas oleh Chinese Society of Engineers, Beijing Institution of Engineers, dan ASEAN Federation of Engineering Organizations ini adalah momentum strategis untuk memperkuat kapasitas insinyur muda Kalsel dan menunjukkan bahwa “insinyur muda Banua mampu berkontribusi dalam percakapan global.”

Namun, Nanang mengingatkan, potensi tersebut bisa tertahan di level diskusi jika kendala SDM dan infrastruktur tidak segera diatasi.

“Kita harus terus dorong peningkatan kualitas pendidikan teknik dan fasilitas pendukung agar potensi ini bisa dimanfaatkan maksimal,” tegasnya.

Forum BAST, lanjut Nanang, telah membuka keran peluang besar bagi Kalsel, mulai dari pengembangan smart city, energi baru, hingga manufaktur cerdas. Peluang ini akan sia-sia tanpa adanya upaya konkret di tingkat lokal.

“Inovasi dan budaya harus berjalan beriringan. Tapi, yang lebih krusial, kita butuh dukungan nyata dan konkret dari pemerintah daerah dan sektor swasta untuk mewujudkannya,” tutupnya, menekankan perlunya tindak lanjut alih-alih sekadar kebanggaan seremonial.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Indonesia Dukung Penguatan Ketahanan & Tata Kelola Global dalam KTT BRICS 2026

13 September 2026 - 20:37 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia–Rusia Sepakati Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

4 September 2026 - 20:59 WIB

Bahas AI & Transfer Teknologi, Indonesia-RRT Siapkan Kelompok Kerja

23 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Indonesia & RRT Sepakat Jaga Stabilitas Laut China Selatan

22 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Pembentukan Organisasi AI Global WAICO, Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri

17 Juli 2026 - 20:24 WIB

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lintas Negara, Indonesia & Tiongkok Laksanakan Pertukaran Buronan

16 Juli 2026 - 17:49 WIB

Trending di HUKUM