Menu

Mode Gelap
KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

ADVERTORIAL · 3 Sep 2026 20:17 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Pemko Banjarbaru Buka Rumah Oksigen Gratis


 Kabut Asap Ancam Kesehatan, Pemko Banjarbaru Buka Rumah Oksigen Gratis Perbesar

Ricek.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru bukan hanya menyisakan lahan yang terbakar. Kabut asap yang ditimbulkan juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap berkepanjangan.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas Kesehatan menyiapkan Rumah Oksigen sebagai fasilitas pelayanan sementara bagi masyarakat yang mengalami sesak napas maupun gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.

Fasilitas ini menyediakan oksigen secara gratis dan diharapkan mampu menjadi langkah pertolongan awal bagi warga yang membutuhkan bantuan pernapasan sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dr. Ani Rusmila, pada Kamis (3/9/2026) mengatakan keberadaan Rumah Oksigen menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan masyarakat yang terdampak kabut asap.

“Rumah Oksigen ini diharapkan dapat memberikan pertolongan pertama secara lebih cepat sebelum masyarakat menuju fasilitas kesehatan tingkat lanjut apabila memang diperlukan,” ujarnya.

Sebagai langkah memperluas akses pelayanan, Ani juga menginstruksikan seluruh Puskesmas di Kota Banjarbaru untuk menyediakan Rumah Oksigen sesuai dengan kemampuan dan pelayanan masing-masing.

Adapun Rumah Oksigen yang beroperasi di PSC Kota Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka memberikan pelayanan selama 24 jam. Sementara Puskesmas lainnya melayani masyarakat sesuai dengan jam operasional masing-masing.

Di tengah meningkatnya ancaman kabut asap, masyarakat juga diminta tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Pencegahan paparan asap menjadi langkah penting untuk menekan risiko gangguan pernapasan, khususnya bagi kelompok rentan.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Banjarbaru, mari cegah paparan asap dengan menggunakan masker, membatasi aktivitas di luar rumah pada jam-jam rawan, mengonsumsi makanan yang bergizi dan minum air yang cukup,” imbaunya.

Pemkot Banjarbaru menegaskan Rumah Oksigen bukan pengganti layanan kesehatan lanjutan, melainkan garda pertolongan awal bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap.

Dengan fasilitas tersebut, masyarakat yang mulai mengalami sesak napas diharapkan dapat segera memperoleh bantuan, sehingga kondisi tidak berkembang menjadi lebih serius dan penanganan medis lanjutan dapat dilakukan dengan lebih cepat apabila diperlukan.

Sumber : Media Center Banjarbaru

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tinjau Lahan Kahutla, Wagub Kalsel Turun Langsung Lakukan Pemadaman

12 September 2026 - 14:48 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Tanah Laut Berganti, Kapolres Tekankan Loyalitas dan Soliditas

12 September 2026 - 13:32 WIB

Peserta SESPIMTI Polri Gali Penanganan Karhutla di Tanah Laut

12 September 2026 - 11:58 WIB

Wapres Minta Kepala Daerah Aktif Turun ke Lapangan Tangani Karhutla

11 September 2026 - 04:40 WIB

Wapres RI Tekankan Perlindungan Anak dari Dampak Asap Karhutla

11 September 2026 - 04:38 WIB

Wapres Gibran Minta Maksimalkan Modifikasi Cuaca Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 04:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL