Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

Pemprov Kalsel · 11 Mar 2026 13:11 WIB

Kalsel Perkuat Program Terpadu Kejar Swasembada Daging Sapi


 Kalsel Perkuat Program Terpadu Kejar Swasembada Daging Sapi Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Kalimantan Selatan terus memperkuat langkah menuju swasembada daging sapi melalui pendekatan baru yang mengintegrasikan berbagai sektor pembangunan daerah.

Melalui Program Pengembangan Peternakan Sapi Berkelanjutan Terintegrasi Perkebunan, Tanaman Pangan, Kehutanan, dan Pertambangan (P2SBPTKP), pemerintah daerah mendorong model peternakan yang tidak hanya meningkatkan produksi ternak, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Program yang diinisiasi oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan ini dirancang sebagai strategi kolaboratif lintas sektor. Selain melibatkan sektor perkebunan, program tersebut juga memanfaatkan potensi tanaman pangan sebagai sumber pakan dari limbah pertanian, serta membuka peluang sinergi dengan sektor kehutanan dan pertambangan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya petani dan peternak lokal.

Berdasarkan data Disbunnak Kalsel, kebutuhan daging sapi di provinsi ini mencapai sekitar 7.135.295 kilogram per tahun atau setara dengan 57.645 ekor sapi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri, Kalimantan Selatan membutuhkan populasi sekitar 260.389 ekor sapi potong.

Dalam upaya mencapai target tersebut, dibutuhkan sekitar 53.889 ekor indukan sapi. Saat ini jumlah indukan yang tersedia tercatat sebanyak 31.486 ekor, sehingga masih diperlukan tambahan sekitar 22.403 ekor indukan untuk mendukung target swasembada daging sapi pada tahun 2029.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menegaskan bahwa program P2SBPTKP merupakan langkah strategis untuk memperkuat sektor peternakan daerah secara berkelanjutan.

“Melalui P2SBPTKP, kita tidak hanya meningkatkan produksi ternak sapi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan serta meningkatkan pendapatan petani dan peternak lokal. Ini merupakan langkah nyata menuju pembangunan peternakan yang berkelanjutan,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat.

Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan berbagai mitra strategis, program P2SBPTKP diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan peternakan di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Rapat Koordinasi SKPD, Gubernur Kalsel Dorong Penguatan Pelayanan Digital

7 Mei 2026 - 19:35 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, DPKP Kalsel Perketat Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

7 Mei 2026 - 18:59 WIB

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Stok Ikan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dipastikan Aman

7 Mei 2026 - 18:31 WIB

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Karhutla

6 Mei 2026 - 20:37 WIB

Terbaik Di Regional Kalimantan, Gubernur Kalsel Raih Penghargaan Kemendagri 2026

6 Mei 2026 - 19:46 WIB

Sah, DPRD & Pemprov Kalsel Setujui Pembentukan Calon DOB Tanah Kambatang Lima

5 Mei 2026 - 22:25 WIB

Trending di ADVERTORIAL