Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

Pemprov Kalsel · 11 Mar 2026 13:11 WIB

Kalsel Perkuat Program Terpadu Kejar Swasembada Daging Sapi


 Kalsel Perkuat Program Terpadu Kejar Swasembada Daging Sapi Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Kalimantan Selatan terus memperkuat langkah menuju swasembada daging sapi melalui pendekatan baru yang mengintegrasikan berbagai sektor pembangunan daerah.

Melalui Program Pengembangan Peternakan Sapi Berkelanjutan Terintegrasi Perkebunan, Tanaman Pangan, Kehutanan, dan Pertambangan (P2SBPTKP), pemerintah daerah mendorong model peternakan yang tidak hanya meningkatkan produksi ternak, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Program yang diinisiasi oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan ini dirancang sebagai strategi kolaboratif lintas sektor. Selain melibatkan sektor perkebunan, program tersebut juga memanfaatkan potensi tanaman pangan sebagai sumber pakan dari limbah pertanian, serta membuka peluang sinergi dengan sektor kehutanan dan pertambangan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya petani dan peternak lokal.

Berdasarkan data Disbunnak Kalsel, kebutuhan daging sapi di provinsi ini mencapai sekitar 7.135.295 kilogram per tahun atau setara dengan 57.645 ekor sapi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri, Kalimantan Selatan membutuhkan populasi sekitar 260.389 ekor sapi potong.

Dalam upaya mencapai target tersebut, dibutuhkan sekitar 53.889 ekor indukan sapi. Saat ini jumlah indukan yang tersedia tercatat sebanyak 31.486 ekor, sehingga masih diperlukan tambahan sekitar 22.403 ekor indukan untuk mendukung target swasembada daging sapi pada tahun 2029.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menegaskan bahwa program P2SBPTKP merupakan langkah strategis untuk memperkuat sektor peternakan daerah secara berkelanjutan.

“Melalui P2SBPTKP, kita tidak hanya meningkatkan produksi ternak sapi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan serta meningkatkan pendapatan petani dan peternak lokal. Ini merupakan langkah nyata menuju pembangunan peternakan yang berkelanjutan,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat.

Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan berbagai mitra strategis, program P2SBPTKP diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan peternakan di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Trending di ADVERTORIAL