Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

NASIONAL · 22 Okt 2026 21:40 WIB

Kekayaan Negara Tidak Boleh Sia-Sia Prabowo Minta Konsesi SDA yang Tidak Dikelola Lebih dari Dua Tahun Dicabut


 Kekayaan Negara Tidak Boleh Sia-Sia Prabowo Minta Konsesi SDA yang Tidak Dikelola Lebih dari Dua Tahun Dicabut Perbesar

Ricek.ID – Presiden Prabowo Subianto tegaskan pentingnya penertiban konsesi sumber daya alam (SDA) yang tidak dimanfaatkan secara produktif. Menurut Presiden dalam sambutannya di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026), pemerintah harus lebih selektif dalam memberikan izin dan memastikan pihak tersebut memiliki kemampuan untuk mengelola SDA secara optimal.

“Kalau kita bicara pemerintah kita, kita harus tahu tanggung jawab kita kepada rakyat. Pemerintah itu bekerja untuk rakyat. Karena itu, kita tidak boleh terlalu mudah membagi-bagi konsesi. Kita harus teliti yang kita percayakan konsesi itu, dia benar punya kemampuan atau tidak untuk menjalankan,” tegasnya.

Untuk memastikan pemanfaatan kekayaan alam berjalan optimal, Prabowo menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengambil tindakan tegas terhadap konsesi yang tidak menunjukkan aktivitas nyata. Presiden menekankan bahwa izin konsesi yang tidak dikerjakan selama lebih dari dua tahun harus dicabut.

“Kita hormati siapapun. Saya berkali-kali menyampaikan, bangsa Indonesia ini dasarnya adalah bangsa yang santun, bangsa yang ramah, bangsa yang suka dengan tamu. Dasar kita begitu, tapi kadang-kadang keramahan kita, kebaikan kita, kadang-kadang menjadi naif,” ucap Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa langkah penertiban tersebut dilandasi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan kekayaan nasional dikelola untuk kesejahteraan rakyat. Menurutnya, besarnya potensi ekonomi dan SDA Indonesia harus diiringi dengan keberanian untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata.

“Kita kuat dan kita kaya. Tapi sekarang masalahnya adalah bagaimana kita kelola itu supaya bisa dirasakan langsung oleh rakyat kita yang paling memerlukan. Ini tantangan kita,” tutur Presiden.

Sumber : BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tegaskan Pembenahan BUMN untuk Efisiensi & Manfaat bagi Rakyat

22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga Seluruh Daerah

22 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Dua Tahun Gerak Nyata Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia

22 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Pembiayaan Pindar Meningkat, Kolaborasi dengan Bank Perluas Akses Keuangan

22 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Lindungi Hak Masyarakat, ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

22 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Ungkap Jaringan Penyelundupan Baby Lobster Lintas Negara, Polri Tangkap Dua Pelaku

21 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Trending di HUKUM