Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

DAERAH · 29 Apr 2026 16:05 WIB

Kelangkaan Solar Ancam Produksi Pertanian di Desa Penggalaman


 Kelangkaan Solar Ancam Produksi Pertanian di Desa Penggalaman Perbesar

Ricek.ID- Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sejak akhir 2025 berdampak pada aktivitas pertanian di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Kondisi ini berpotensi mengganggu jadwal tanam hingga memicu risiko gagal panen.

Sejumlah petani setempat mengaku kesulitan memperoleh solar untuk mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan) berbasis diesel. Kenaikan harga Dexlite juga dinilai semakin membebani biaya operasional.

“Kelangkaan solar ini sudah terjadi sejak akhir 2025. Sekarang ditambah harga Dexlite naik, sehingga kami kesulitan mendapatkan bahan bakar. Jika tidak ada solar, kami tidak bisa bekerja,” ujar Taufiqurahman dan Rizky, petani setempat, Rabu (29/4/2026).

Menurut mereka, keterlambatan pengolahan lahan akibat keterbatasan bahan bakar berdampak pada mundurnya masa tanam.

“Kami mengalami kerugian waktu. Sebagian besar petani di sini menggunakan mesin untuk efisiensi. Jika kondisi ini berlanjut, aktivitas pertanian bisa terhenti,” ujarnya.

Pembakal Desa Penggalaman, Nur Ipansyah, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut persoalan utama yang dihadapi warga adalah keterbatasan ketersediaan solar di lapangan.

“Kami tidak mempermasalahkan kenaikan harga, tetapi yang menjadi kendala adalah ketersediaan barang. Di tingkat eceran pun sulit didapat,” katanya.

Pemerintah desa, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Ia menambahkan, bantuan alat dan mesin pertanian yang telah disalurkan pemerintah saat ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan bahan bakar.

“Kami berharap ada langkah penanganan agar distribusi solar kembali lancar sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan normal,” ujarnya.

Hingga saat ini, para petani di Desa Penggalaman masih menunggu solusi dari pihak terkait untuk memastikan ketersediaan BBM demi mendukung keberlanjutan produksi pertanian di wilayah tersebut.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Lepas Kafilah MTQ Menuju Ajang Bergengsi MTQ Tingkat Nasional Provinsi Kalsel

13 Juni 2026 - 20:14 WIB

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka

13 Juni 2026 - 16:20 WIB

Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama & Kesehatan Jiwa, Aisyiyah Banjarbaru Gelar Pesantren Kilat Lansia

13 Juni 2026 - 15:12 WIB

Dinilai Perkuat Kemampuan & Solidaritas Relawan Damkar, Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690

13 Juni 2026 - 15:05 WIB

128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan dalam Buser Cup 690 se-Kalsel

13 Juni 2026 - 14:55 WIB

Lepas Kontingen SOIna Banjarmasin, Sekda Tegaskan Komitmen Dukung Olahraga Disabilitas

12 Juni 2026 - 18:53 WIB

Trending di Banjarmasin