Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

SENI BUDAYA · 17 Nov 2023 19:06 WIB

Kelompok Kesenian Hadrah Pasayangan Dapat Bantuan Kearifan Lokal


 Kelompok Kesenian Hadrah Pasayangan Dapat Bantuan Kearifan Lokal Perbesar

Bantuan Kearifan Lokal dari Kementerian Sosial(Kemensos) RI, diterima Kelompok Kesenian Hadrah Pasayangan, Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Penyerakan bantuan tersebut dilakukan oleh Anggota DPR RI Dapil Kalsel, H Syaifullah Tamliha di Desa Pasayangan Barat, Jumat(17/11/2023).

Kepala Desa Pasayangan Barat, M Nazhan menyampaikan terima kasih atas bantuan berupa dana senilai Rp 50juta untuk kelompok kesenian ini.

“Alhamdulillah, bantuan ini akan dimanfaatkan dengan baik untuk pembinaan kelompok kesenian hadrah di Pasayangan Barat. Terima Kasih untuk bapak haji Syaifullah Tamliha, ” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kearifan Lokal Desa Pesayangan Barat, Syaifullah juga menyampaikan syukur atas adanya bantuan ini.

“Terima kasih atas bantuan yang telah diserahkan bapak Haji Syaifullah Tamliha, tentunya bantuan ini akan membantu kelompok kesenian dalam upaya melestarikan kearifan lokal, ” pungkasnya.

Sinoman Hadrah

Dikutip dari https://diskominfomc.kalselprov.go.id, Sinoman Hadrah merupakan seni tradisional khas Banjar yang bernafaskan Islam.

Sinoman Hadrah terdiri dari 2 kata yaitu “Sinoman” dan “Hadrah”.

Sinoman artinya adalah kelompok qasidah pria untuk menyambut tamu-tamu atau orang-orang besar atau pejabat, sedangkan Hadrah artinya adalah menghadirkan dengan mengambil teknik musik pukul yang terdiri dari 4sampai dengan 6 rebana ditambah 3 bass.

Sinoman Hadrah merupakan kesenian yang sangat jelas mendapat warna Islam dan bentuk kesenian yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan teruatama di Kalimantan Selatan.

Sinoman Hadrah terdiri dari lima atau enam orang pendendang syair yang sekaligus penabuh rebananya, kemudian pemutar payung ubur-ubur dan ditambah dengan penari rudat berjumlah 20 sampai dengan 30 orang atau sesuai dengan jumlah anggotanya sambil memegang bendera kecil berbentuk segitiga bertuliskan huruf arab (Asmaul Husna).

Sinoman hadrah adalah kesenian yang memadukan seni suara (qasidah) dan seni tari.

Syair-syair yang dinyanyikan berisi puji-pujian dan sanjungan kepada Rasulullah, dan juga syair-syair yang berisikan nasehat – nasehat dan petuah, dimana pesan pesan tersebut dilantunkan dengan penuh kegembiraan dan perasaan.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Melalui Karya & Riset Budaya, Akademisi & Seniman Kalsel Dorong Pelestarian Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:25 WIB

Antusiasme Masyarakat Tinggi, Taman Budaya Kalsel Sukses Gelar Revitalisasi Seni Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:22 WIB

Taman Budaya Kalsel Gelar Lokakarya Tari Topeng Srikandi, Jadi Upaya Revitalisasi Topeng Banjar

19 Juni 2026 - 19:11 WIB

Peringati 500 Kota Banjarmasin, KNPI Gelar Kuntau Fest Se-Kalsel

7 Juni 2026 - 18:32 WIB

Local Expo Jumpa Bonsai Fest 2026 Dibuka, Jadi Ajang Penghobi Bonsai Pamerkan Karya

7 Juni 2026 - 08:22 WIB

Peringatan 500 Tahun, Banjarmasin Gelar Lomba Ikan Hias Wali Kota Cup 2026

30 Mei 2026 - 20:49 WIB

Trending di Banjarmasin