Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

SENI BUDAYA · 17 Nov 2023 19:06 WIB

Kelompok Kesenian Hadrah Pasayangan Dapat Bantuan Kearifan Lokal


 Kelompok Kesenian Hadrah Pasayangan Dapat Bantuan Kearifan Lokal Perbesar

Bantuan Kearifan Lokal dari Kementerian Sosial(Kemensos) RI, diterima Kelompok Kesenian Hadrah Pasayangan, Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Penyerakan bantuan tersebut dilakukan oleh Anggota DPR RI Dapil Kalsel, H Syaifullah Tamliha di Desa Pasayangan Barat, Jumat(17/11/2023).

Kepala Desa Pasayangan Barat, M Nazhan menyampaikan terima kasih atas bantuan berupa dana senilai Rp 50juta untuk kelompok kesenian ini.

“Alhamdulillah, bantuan ini akan dimanfaatkan dengan baik untuk pembinaan kelompok kesenian hadrah di Pasayangan Barat. Terima Kasih untuk bapak haji Syaifullah Tamliha, ” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kearifan Lokal Desa Pesayangan Barat, Syaifullah juga menyampaikan syukur atas adanya bantuan ini.

“Terima kasih atas bantuan yang telah diserahkan bapak Haji Syaifullah Tamliha, tentunya bantuan ini akan membantu kelompok kesenian dalam upaya melestarikan kearifan lokal, ” pungkasnya.

Sinoman Hadrah

Dikutip dari https://diskominfomc.kalselprov.go.id, Sinoman Hadrah merupakan seni tradisional khas Banjar yang bernafaskan Islam.

Sinoman Hadrah terdiri dari 2 kata yaitu “Sinoman” dan “Hadrah”.

Sinoman artinya adalah kelompok qasidah pria untuk menyambut tamu-tamu atau orang-orang besar atau pejabat, sedangkan Hadrah artinya adalah menghadirkan dengan mengambil teknik musik pukul yang terdiri dari 4sampai dengan 6 rebana ditambah 3 bass.

Sinoman Hadrah merupakan kesenian yang sangat jelas mendapat warna Islam dan bentuk kesenian yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan teruatama di Kalimantan Selatan.

Sinoman Hadrah terdiri dari lima atau enam orang pendendang syair yang sekaligus penabuh rebananya, kemudian pemutar payung ubur-ubur dan ditambah dengan penari rudat berjumlah 20 sampai dengan 30 orang atau sesuai dengan jumlah anggotanya sambil memegang bendera kecil berbentuk segitiga bertuliskan huruf arab (Asmaul Husna).

Sinoman hadrah adalah kesenian yang memadukan seni suara (qasidah) dan seni tari.

Syair-syair yang dinyanyikan berisi puji-pujian dan sanjungan kepada Rasulullah, dan juga syair-syair yang berisikan nasehat – nasehat dan petuah, dimana pesan pesan tersebut dilantunkan dengan penuh kegembiraan dan perasaan.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Silaturahmi Kebangsaan di Kraton Majapahit, Hendropriyono Ajak Gus Nafik & Sultan Banjar Menyelami Sejarah Nusantara

6 Juli 2026 - 22:50 WIB

Pemilihan Nanang Galuh Banjar 2026, Pemkab Dorong Finalis Promosikan Wisata Lewat Medsos

5 Juli 2026 - 17:32 WIB

Museum Lambung Mangkurat Lestarikan Musik Tradisional Melalui Lomba Nyanyi Banjar

4 Juli 2026 - 12:51 WIB

Museum Lambung Mangkurat Dorong Generasi Muda Kenal Permainan Bagasing Lewat Lomba Tahunan

2 Juli 2026 - 18:22 WIB

Angkat Tema “Dari Rawa Menjadi Karya,” Museum Lambung Mangkurat Lestarikan Kerajinan Anyaman Purun

30 Juni 2026 - 18:29 WIB

Melalui Karya & Riset Budaya, Akademisi & Seniman Kalsel Dorong Pelestarian Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:25 WIB

Trending di ADVERTORIAL