Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

HEADLINE · 4 Okt 2025 21:10 WIB

Kelotok Bermuatan Batu Bara Tenggelam di Sungai Barito, Satu Korban Tewas


 Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban insiden kelotok tenggelam di Sungai Barito, Kalimantan Selatan (Kalsel) Sabtu (4/10/2025) sore. Foto: Basarnas Banjarmasin Perbesar

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban insiden kelotok tenggelam di Sungai Barito, Kalimantan Selatan (Kalsel) Sabtu (4/10/2025) sore. Foto: Basarnas Banjarmasin

Banjarmasin, Ricek.ID – Upaya pencarian Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas Banjarmasin membuahkan hasil. Korban insiden tenggelamnya kapal kelotok di Sungai Barito, Kalimantan Selatan (Kalsel), ditemukan meninggal dunia, Sabtu (4/10/2025) sore.

Korban bernama Ahmad Fauzi, ditemukan pada pukul 16.50 WITA, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian (LKP).

“Korban bernama Ahmad Fauzi, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana.

Kelotok Bermuatan 1.000 Karung Batu Bara Bocor

Kapal kelotok tanpa nama berukuran 6,5 meter tersebut karam di depan PT Austral Byna perairan Sungai Barito pada Jumat (3/10/2025) siang. Saat kejadian, kapal nahas itu mengangkut muatan berat, yakni 1.000 karung batu bara, dan ditumpangi enam orang.

I Putu Sudayana menjelaskan penyebab insiden tragis tersebut. “Kelotok mengalami kebocoran dan kemasukan air. Kebocoran diperparah oleh kegagalan fungsi pompa, sehingga kapal karam dalam waktu singkat,” ungkapnya.

Dari enam orang yang berada di atas kapal, lima di antaranya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian, sementara Ahmad Fauzi dinyatakan hilang.

Operasi SAR Dinyatakan Ditutup

Operasi pencarian ini melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi, termasuk Basarnas Banjarmasin, Ditpolair Polda Kalsel, Satpolair Polresta Banjarmasin, Water Rescue Banjarmasin, PMI Kota Banjarmasin, serta masyarakat setempat.

Setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup pada pukul 17.00 WITA.

“Dengan sudah ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing evaluasi dan seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” kata Sudayana.

Kepala Basarnas Banjarmasin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Sinergi dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama keberhasilan operasi SAR di lapangan. Terima kasih atas kerja keras semua unsur hingga korban berhasil ditemukan,” tutupnya.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gasak Sejumlah Barang Di Universitas NU Kalsel, Polres Banjar Ringkus ICR

8 Mei 2026 - 19:51 WIB

Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

8 Mei 2026 - 19:15 WIB

Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

7 Mei 2026 - 09:20 WIB

Kalsel Kembali Berduka, KH. Husin Naparin Tutup Usia

6 Mei 2026 - 17:38 WIB

Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

6 Mei 2026 - 13:30 WIB

Jaga Profesionalitas Anggota, Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas

5 Mei 2026 - 22:30 WIB

Trending di HEADLINE