Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

Kab. Kotabaru · 7 Jun 2024 12:18 WIB

Ketua DPRD Kotabaru: Pemekaran Opsi Percepatan Pembangunan di Bumi Saijaan


 Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis. Perbesar

Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis.

Momen Hari Jadi (Harjad) ke-74 Kabupaten Kotabaru, Ketua DPRD Syairi Mukhlis mengatakan pemekaran daerah jadi opsi untuk percepatan pembangunan di Bumi Saijaan.

Bukan tanpa alasan, ia mengungkapkan saat ini Kotabaru merupakan wilayah paling luas dibanding daerah lainnya di Kalsel, yaitu seluas 9.482,73 km2. Terluas kedua Tanah Bumbu 5.006,96 km2.

“Dengan kondisi wilayah begitu luas sementara APBD kita hanya diangka Rp3,3 triliun. Tentu menjadi beban tersendiri dalam rangka percepatan pembangunan di Kotabaru,” ujar Mukhlis.

Maka dari itu, ia ingin keseriusan Pemkab Kotabaru terkait rencana pemekaran. Kami kata Mukhlis lagi, di DPRD selalu mendukung pemekaran wilayah Kotabaru.

“Tidak ada salahnya ketika ada tuntutan pemekaran melalui kajian dan memenuhi syarat, saya rasa perlu didukung. Tidak mengurangi juga apa yang menjadi kewenangan yang ada di kabupaten induk,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ada beberapa wilayah yang terisolir infrastruktur, hal ini menjadi kewajiban pemerintah daerah berfokus menyelesaikan ke arah pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur jalan, jembatan, dan pelabuhan di tiga titik.

“Inilah menjadi urat nadi pertumbuhan perekonomian di masyarakat kita, ketika urusan – urusan tersebut terselesaikan saya yakin perekonomian jadi tumbuh subur, kemudian semua pelayanan publik akan jadi mudah ketika terkoneksi dengan baik, karena inilah menjadi pusat perputaran logistik di kabupaten Kotabaru baik itu orang ataupun barang,” paparnya.

Kemudian terkait hal lainnya yang belum terselesaikan yaitu masalah air bersih. Menurutnya, harus segera diselesaikan, lantaran sudah menjadi masalah klasik yang muncul tiap tahun.

“Mudah – mudahan baik itu pemimpin sekarang maupun yang terpilih akan datang, untuk segera memfokuskan menjadi yang utama, termasuk dunia pendidikan dan kesehatan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemarau Panjang di Kotabaru, PDAM Maksimalkan Sumber Air dan Atur Distribusi Gratis

23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Kotabaru Siapkan Bonus Atlet, Penyerahan Simbolis 28 Oktober

23 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Gerakan Pangan Murah di Kotabaru, Minyak Goreng 2 Liter Dijual Rp30 Ribu

22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi Layanan dan Promosi Daerah

21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Usai Dilantik, Kades Tirawan Mus Mulyadi Prioritaskan Pembenahan Administrasi dan Pelayanan Warga

21 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Kotabaru Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Karhutla

21 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Trending di ADVERTORIAL