Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

ADVERTORIAL · 9 Jun 2026 12:25 WIB

Lakukan Groundcheck Hotspot di Martapura Barat, BPBD Banjar Sosialisasi Pencegahan Karhutla


 Lakukan Groundcheck Hotspot di Martapura Barat, BPBD Banjar Sosialisasi Pencegahan Karhutla Perbesar

Ricek.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) laksanakan groundcheck hotspot sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Martapura Barat pada Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Kabupaten Banjar. Tim BPBD turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan karhutla.

Hasil pengecekan lapangan pada pukul 12.30 WITA menunjukkan masih terdapat asap pada area yang sebelumnya terbakar. Lokasi tersebut berada di lahan milik pribadi yang dibatasi pagar beton. Petugas kemudian memberikan sosialisasi dan imbauan kepada warga sekitar agar tidak melakukan pembakaran lahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

BPBD Kabupaten Banjar juga menerima hasil groundcheck dari Manggala Agni Daops Kalimantan V/Banjar terkait hotspot yang terdeteksi melalui satelit NASA-SNPP dengan tingkat kepercayaan kategori sedang (medium).

Berdasarkan hasil verifikasi, kebakaran lahan memang terjadi di wilayah Kecamatan Martapura Barat. Area yang terbakar didominasi vegetasi semak belukar, akasia, galam, dan rumput liar. Luas lahan terdampak diperkirakan sekitar satu hektare dengan kondisi tanah gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan setiap informasi hotspot yang terpantau akan segera ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

“Langkah cepat dalam melakukan groundcheck dan sosialisasi sangat penting untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan menjadi kunci utama agar kejadian serupa tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Banjar terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan groundcheck dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar dapat diminimalkan.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Dukung Pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Pulau Terluar

9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Kota Banjarmasin Raih Penghargaan Indeks Daya Saing Daerah dari BRIN

9 Juni 2026 - 19:24 WIB

Melalui Penilaian Kompetensi ASN, Pemkab Banjar Perkuat Kualitas Pelayanan Publik

9 Juni 2026 - 19:21 WIB

Pemprov Kalsel Lepas Kontingen Pesparawi Menuju Ajang Nasional di Manokwari

9 Juni 2026 - 19:15 WIB

Dinas ESDM Kalsel Sampaikan Permohonan Maaf & Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi Perizinan Pertambangan

9 Juni 2026 - 19:03 WIB

Dishub Kotabaru Terus Dorong Legalisasi Travel, Terbentur Syarat Armada & Dilema Pelat Kuning

9 Juni 2026 - 17:01 WIB

Trending di ADVERTORIAL