Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

ADVERTORIAL · 10 Okt 2024 08:39 WIB

Menginap di Rumah Warga, H. Fani Siapkan Program Bermalam di Desa-desa


 Calon Bupati Tabalong H. Fani  terus menemui dan menyerap aspirasi masyarakat salah satunya pada hari Rabu (9/10), ia menginap di rumah warga di Desa Masingai 1, Kecamatan Upau, Tanjung. (foto : ist/dzr) Perbesar

Calon Bupati Tabalong H. Fani terus menemui dan menyerap aspirasi masyarakat salah satunya pada hari Rabu (9/10), ia menginap di rumah warga di Desa Masingai 1, Kecamatan Upau, Tanjung. (foto : ist/dzr)

TANJUNG – Calon Bupati Tabalong terus menemui dan menyerap aspirasi masyarakat. Pada Rabu (9/10), H. Fani menginap di rumah warga di Desa Masingai 1, Kecamatan Upau, Tanjung.

Terkait aksinya itu, H. Fani sudah memiliki rencana program jika dia terpilih sebagai bupati. Program itu dia sebut dengan “Bupati Menginap di Desa” yang bertujuan untuk mengobservasi potensi desa.

“Sekarang ini kami sedang mensimulasikan rencana program kerja itu. Meski pun saat ini kami masih sebagai calon,” ujarnya.

Lewat program itu, kata dia, warga bisa bertatap wajah secara langsung bersama pemimpinnya.

“Nanti para kepala dinas akan diajak turut serta. Ketika kami mendapatkan fakta, setelah diolah diperolehlah data-data yang akan menjadi dasar keputusan alternatif solusi secara tepat,” pungkasnya.

Saat dia bermalam di rumah warga pada Rabu kemarin, beragam aspirasi dia dengar secara langsung.

Calon Bupati Tabalong H. Fani saat menginap di rumah warga di Desa Masingai 1 menyatakan sudah memiliki rencana program yang ia sebut dengan “Bupati Menginap di Desa” yang bertujuan untuk mengobservasi potensi desa. (foto : ist/dzr)

“Dulu perkebunan karet itu menjadi pilihan utama, karena harga yang tidak stabil dan cenderung mengalami penurunan, sekarang petani karet harus menambah usaha pertanian lain,” kata seorang warga.

Terkait hal ini, H. Fani langsung memberikan respons. “Menyikapi para petani yang menggantungkan usahanya pada sektor itu, sudah saatnya pemerintah daerah menambah anggaran dana semaksimal mungkin demi meningkatkan  produksi pertanian,” katanya.

H. Fani bersama Habib Taufan juga menanyakan potensi yang dimiliki Desa Masingai. Menurut Habib Taufan, setiap kawasan daerah itu memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan bermanfaat bagi penduduk setempat, bahkan untuk penduduk di luar kawasan.

“Akan selalu ada potensi yang bernilai ekonomi. Baik itu dari lahan untuk perkebunan, pertanian, objek wisata juga adat tradisi dan kesenian hingga kuliner,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026

8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar HAN 2026, Dorong Partisipasi & Kreativitas Anak

8 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Siapkan Layanan Uji KIR Kendaraan Listrik, Dishub Banjar Usulkan Pengadaan Alat Khusus Tahun Depan

7 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Banjarbaru Bersiap Tinggalkan Kemacetan, Wali Kota Pacu Pembangunan Jalan Lingkar Selatan

7 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tunda Penerapan Pajak Marketplace

7 Agustus 2026 - 01:57 WIB

Percepat Transformasi BUMN & Penyelesaian Isu Strategis, Kepala BP BUMN Temui Menkeu

7 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Trending di EKOBIS