Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

EKOBIS · 19 Jun 2026 19:33 WIB

Menkeu Nyatakan Panda Bond Indonesia Didukung Pemerintah & Bank Sentral Tiongkok


 Menkeu Nyatakan Panda Bond Indonesia Didukung Pemerintah & Bank Sentral Tiongkok Perbesar

Ricek.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mengamankan dukungan kuat dari People’s Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral Tiongkok terkait rencana penerbitan Panda Bond di negeri Tirai Bambu itu.

Purbaya di Beijing pada Kamis (18/6/2026) mengatakan selama dua hari kunjungannya di Beijing, dirinya melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan Kementerian Keuangan Tiongkok, PBOC, AIIB, dan para investor untuk memperluas akses pembiayaan serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.

“Hasilnya cukup baik. Kita bertemu Menteri Keuangan Tiongkok, People’s Bank of China, dan juga para investor di sini. Dukungan yang diberikan kepada Indonesia sangat kuat,” ujar Menkeu.

Salah satu hasil penting dari kunjungan tersebut adalah dukungan penuh Pemerintah Tiongkok terhadap rencana penerbitan perdana Panda Bond Indonesia di pasar keuangan domestik Tiongkok.

Menurut Purbaya, baik Kementerian Keuangan Tiongkok maupun PBOC menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung proses penerbitan surat utang tersebut.

“Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Bahkan ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat,” kata Menkeu.

Lebih lanjut Purbaya menyampaikan penerbitan Panda Bond merupakan bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan pembangunan nasional agar tidak bergantung pada satu mata uang atau satu pasar keuangan tertentu.

“Kita ingin diversifikasi sumber pendanaan pembangunan sehingga tidak dipengaruhi oleh satu sumber mata uang saja. Ini juga sejalan dengan kerja sama transaksi mata uang lokal yang sudah terjalin antara Indonesia dan China,” ujarnya.

Purbaya menambahkan dukungan yang diberikan Tiongkok mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

“Diskusi dengan mereka sangat konstruktif dan menunjukkan bahwa kepercayaan China terhadap Indonesia sangat baik. Kedua negara sama-sama memiliki semangat untuk meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih erat,” kata Menkeu.

Dalam berbagai pertemuan tersebut, Menkeu juga menjelaskan kondisi perekonomian Indonesia yang tetap solid di tengah dinamika global. Ia menegaskan fundamental ekonomi nasional berada dalam kondisi yang sehat dan berbagai hambatan investasi yang sempat menjadi perhatian investor terus diperbaiki oleh pemerintah.

“Fundamental ekonomi Indonesia tidak ada masalah. Beberapa isu yang menjadi perhatian investor sudah direspons dan sedang diperbaiki oleh pemerintah sesuai arahan Presiden untuk menciptakan iklim investasi yang semakin baik,” ujarnya.

Purbaya menegaskan seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas sumber pembiayaan dan investasi dari berbagai negara tanpa terikat pada kepentingan geopolitik tertentu.

“Kita menerapkan prinsip non-alignment. Semakin banyak negara yang berinvestasi dan mendukung pembangunan Indonesia tentu semakin baik. China merupakan salah satu mitra penting, tetapi kita juga terus membuka peluang kerja sama dengan Amerika Serikat, Singapura, Eropa, dan negara-negara lainnya,” pungkas Purbaya.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

20 September 2026 - 01:41 WIB

Kemendukbangga Ungkap Tantangan Bonus Demografi & Penurunan Stunting Dihadapan DPR RI

16 September 2026 - 20:14 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat untuk Penyandang Disabilitas

16 September 2026 - 20:12 WIB

Sampaikan Duka atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Presiden Prabowo Pastikan Investigasi Dituntaskan

16 September 2026 - 19:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta, Tekankan Pentingnya Pembangunan & Transformasi Bangsa

16 September 2026 - 19:26 WIB

Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

16 September 2026 - 19:22 WIB

Trending di NASIONAL