Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Pemprov Kalsel · 5 Des 2024 22:19 WIB

Panti Jompo Milik Dinsos Kalsel Dihuni Ratusan Lansia


 Panti Jompo Milik Dinsos Kalsel Dihuni Ratusan Lansia Perbesar

Riceknews.Id – Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, yang terletak di Jl. A Yani KM 21, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, menjadi tempat para lansia yang tak terurus atau terlantar.

Panti sosial yang bisa disebut Panti Jompo milik Pemprov Kalsel ini menerima para lansia yang nantinya akan mereka rawat. Tak kurang dari 180 lansia yang dirawat saat ini.

“Selain merawat para lansia, panti jompo ini juga merawat ODGJ yang telah selesai melakukan perawatannya rumah sakit jiwa,” ujar Kepala Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budi Sejahtera Kalsel, Hairun Nisa, Kamis (5/12).

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, pihaknya selalu mengedepankan visi dan misi, di mana membuat para lansia merasa nyaman, tentram, dan bisa bersosialisasi layaknya di rumah sendiri.

“Kami tentunya juga memberikan layanan spiritual, yang dilaksanakan setiap hari Senin sampai Kamis, seperti Yasinan, hari Jumat bimbingan kesehatan, dan ada juga senam sehat bersama lansia, dan Sabtu ada bimbingan psikologi bimbingan fisik dan juga keterampilan lainnya,” paparnya.

Iya juga mengatakan jika nantinya ada masyarakat di Kalsel, mendapati adanya lansia terlantar di jalan ataupun karena keluarga yang tidak mampu, mereka bisa mendaftarkan ke Dinas Sosial yang ada di kabupaten/kota untuk didata terlebih dahulu.

“Setelah mendaftar ke Dinas Sosial, nanti mereka akan mendaftarkan lansia tersebut kepada kami melalui link pendaftaran, yang mana nantinya menjadi daftar tunggu kami,” katanya.

Mengapa menjadi daftar tunggu, ia menjelaskan hal ini disebabkan karena keterbatasan kamar yang dihuni dan pelayanan, sehingga jika ada yang kosong maka bisa untuk diisi.

“Misalnya ada yang meninggal atau ditarik kembali oleh keluarganya, nah itu baru kami bisa ambil dari daftar antrian yang mendaftar, dan itu pun sesuai dengan slot yang kosong, sehingga banyak sekali pendaftar yang masih menunggu,” terangnya.

Nenek Ida, seorang lansia penghuni panti jompo di situ mengatakan, dari segi pelayanan sudah baik dan memberikan rasa nyaman untuk dirinya.

“Ulun (saya) sudah 10 tahun di sini, untuk pelayanannya sudah sangat baik, ulun dilayani dengan baik, diberikan makan sesuai dengan kebutuhan, diberikan baju dan keperluan sehari-sehari oleh para petugasnya,” tandasnya.

Pewarta: Anang Mj Rachman

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Naikkan TPP ASN Pemprov Kalsel hingga 98 Persen, Gubernur Dorong Peningkatan Kinerja

3 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Hadapi Karhutla, Satpol PP & Damkar Kalsel Perkuat Patroli & Pengamanan Ring 1 Bandara

3 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan & Jejak Budaya Banjar, Benih Siam Madu Murakata Kalsel Dibawa ke Papua

3 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Padamkan Titik Api Karhutla, Gubernur Kalsel Kerahkan Ekskavator & Pembasahan Lahan di Kawasan Sambang Lihum

2 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Trending di ADVERTORIAL